Oleh: ekoyw | Agustus 13, 2010

Indonesia Bukan Negara Agama ?

Kayanya kalau membahas yang satu ini pasti rame.  Jadi dibuat sesingkat mungkin.

Tulisan ini dibuat ketika di dunia maya sedang rame-ramenya dibahas pemblokiran konten yang berbau pornografi dari Menkominfo. Meskipun sudah dijelaskan dengan jelas dasar – dasar pelarangan itu bukan berdasarkan agama tetapi berdasarkan UU No.36/1999 tetapi berbagai komentar tetap miring dan mengaitkan dengan agama tertentu. Apalagi Menkominfo sekarang eks ketua partai berbasis agama.

Hal ini jadi mengingatkanku saat ada dialog di TV One beberapa bulan yang lalu saat kasus video mesum artis baru meledak. Seorang ibu tua berjilbab, lupa namanya, ahli hukum dari UI dengan pintar berkelit ketika dicecar oleh seorang pengacara bahwa Indonesia bukan negara Agama.

Sang Ibu Ahli Hukum ini beralasan, kurang lebih, ingat isi sila 1 dari Pancasila? Ketuhanan Yang Maha Esa. Kemudian ingat isi pasal 29 dari UUD 1945 kita? Kemudian oleh ibu tadi diingatkan, bagaimana susunan perundang-undangan di negeri ini. Jelas, suka atau tidak suka, Pancasila adalah dasar negera. Juga jelas, sekali lagi suka atau tidak suka, UUD 1945 adalah konsitusi yang menjadi sumber dari segala sumber hukum yang berlaku di negeri ini. Sehingga harusnya semua aturan mengacu ke konstitusi kita ini. Juga jelas dalam Pembukaan UUD 1945 adanya pengakuan “campur tangan” Allah dalam kemerdekaan negeri ini.

Sang Pengacara pun berkelit tentang KUHP yang membahas pornografi. Sang Ibu menjawab sambil bertanya, sekarang KUHP itu bersumber dari siapa? Siapa yang buat? Belanda kan?

Akhirnya buntu, sang pengacara tetap ngotot aturan KUHP sementara Ibu, dan juga mungkin kita semua, mau tidak mau, suka tidak suka yaa harus tetap menerima aturan yang dibuat meneer – meneer simbah – simbah kita dulu itu. Sama – sama buntu karena sepertinya ini adalah kesalahan atau kekhilafan kolektif karena tetap mengakui ‘eksistensi’ penjajahan dalam bentuk lain.

Kembali ke masalah pemblokiran konten pornografi. Di sebuah forum ada yang bilang bahwa ini hanya membawa pesan agama tertentu saja. Sebetulnya sah – sah saja bilang begitu. Tetapi jika ditanya, agama manakah yang membolehkan porno? Adakah kitab suci, atau ajaran agama dalam bentuk lain seperti hadits dalam Islam, yang membolehkan hal ini? Jika ada, bisakah disebutkan kitab/ajaran apa di pasal atau ayat berapa? Lantas jika tidak ada, layakkah disebut hanya membawa pesan agama tertentu saja? Saya bukan ahli agama apalagi perbandingan agama, tetapi sepertinya tidak ada agama yang membolehkan pornografi. Hanya, mungkin, kadar yang berbeda misalnya cara berpakaian dll. Dan hal seperti ini yang perlu dicarikan titik temunya. Meskipun demikian, pesannya tetap jelas, tidak ada agama yang memperbolehkan pornografi.

Indonesia bukan murni negara berdasarkan agama tertentu, suka atau tidak suka, memang benar. Tetapi Indonesia juga bukan negara yang 100 % sekuler. Ada “campur tangan” agama dalam negeri ini dan juga ada pengakuan dari negara bahwa agama ikut “mengiringi” langkah negeri ini. Meskipun kadar “campur tangan” dan “mengiringi” itu bisa diperdebatkan tetapi menihilkan keberadaannya pun adalah suatu pengingkaran.

Menurut saya hal ini wajar karena negeri ini mayoritas rakyatnya adalah orang yang beragama. “Campur tangan” dan “mengiringi” juga menjadi jaminan rakyatnya tenang dalam beragama, apapun agamanya. Di samping itu juga, “campur tangan” dan “mengiringi” juga menjadi jaminan akan keberlangsungan agama itu sendiri di negeri ini karena adanya tanggung jawab negara terhadap agama. Hal ini mungkin yang tidak ditemui di negeri – negeri sekuler di Eropa dan Amerika dimana banyak ditemui rakyatnya yang mengakui adanya Tuhan tetapi tidak beragama atau malah tidak mengakui adanya Tuhan. Pilih mana ???

Hanya pendapat dan prinsip pribadi, sangat bisa diperdebatkan, tetapi kembali ke diri masing – masing.

Wallahu’alam bish showwab.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: