Oleh: ekoyw | November 22, 2011

SEA GAMES, Siapa Sesungguhnya Raja Olahraga Asean?

Final Sepakbola Sea Games ke-26 di Gelora Bung Karno tadi malam terasa sangat menyesakkan. Untuk kedua kalinya, dalam waktu tidak sampai setahun, Gelora Bung Karno menjadi saksi bisu penyerahan penghargaan medali emas kepada kesebelasan Malaysia yang untuk kedua kalinya mengalahkan Indonesia setelah Desember tahun lalu, ditempat yang sama, menerima Piala AFF dengan mengalahkan Indonesia juga.

Sea Games, atau South East Asian Games ini rutin diselenggarakan setiap 2 tahun. Sejak menginjak bangku sekolah sampai akan lulus SMA, seingatku Indonesia selalu menjadi Juara Umum dan hanya diselingi Thailand di tahun 1985 dan 1995. Dan sejak 1997, saat Orde Baru masih kuat, baru pada tahun 2011 inilah Indonesia kembali menjadi juara umum.

Sejak tahun pertama diadakan tahun 1977  sampai akhir tahun 1990-an hanya dua negara inilah, Thailand dan Indonesia, yang sempat mencicipi menjadi juara umum. Namun sejak tahun 2000, Malaysia, Philipina dan Vietnam juga muncul menjadi Juara Umum. Ketiganya pun memiliki persamaan, yakni sama-sama menjadi Juara Umum saat menjadi tuan rumah.  Dari ketiga negara ini, mungkin yang stabil prestasinya hanya Vietnam yang hampir selalu masuk ketiga besar peraih medali.

Tahun Acara Tuan rumah Negara Juara umum
1977 IX Kuala Lumpur Bendera Malaysia Malaysia Bendera Indonesia Indonesia
1979 X Jakarta Bendera Indonesia Indonesia Bendera Indonesia Indonesia
1981 XI Manila Bendera Filipina Filipina Bendera Indonesia Indonesia
1983 XII Singapura Bendera Singapura Singapura Bendera Indonesia Indonesia
1985 XIII Bangkok Bendera Thailand Thailand Bendera Thailand Thailand
1987 XIV Jakarta Bendera Indonesia Indonesia Bendera Indonesia Indonesia
1989 XV Kuala Lumpur Bendera Malaysia Malaysia Bendera Indonesia Indonesia
1991 XVI Manila Bendera Filipina Filipina Bendera Indonesia Indonesia
1993 XVII Singapura Bendera Singapura Singapura Bendera Indonesia Indonesia
1995 XVIII Chiang Mai Bendera Thailand Thailand Bendera Thailand Thailand
1997 XIX Jakarta Bendera Indonesia Indonesia Bendera Indonesia Indonesia
1999 XX Bandar Seri Begawan Bendera Brunei Brunei Bendera Thailand Thailand
2001 XXI Kuala Lumpur Bendera Malaysia Malaysia Bendera Malaysia Malaysia
2003 XXII Hanoi dan Kota Ho Chi Minh Bendera Vietnam Vietnam Bendera Vietnam Vietnam
2005 XXIII Manila Bendera Filipina Filipina Bendera Filipina Filipina
2007 XXIV Nakhon Ratchasima Bendera Thailand Thailand Bendera Thailand Thailand
2009 XXV Vientiane Bendera Laos Laos Bendera Thailand Thailand
2011 XXVI Jakarta dan Palembang Bendera Indonesia Indonesia Bendera Indonesia Indonesia

Sedangkan Malaysia, Philipina (dan mungkin Indonesia) sejak tahun 2000 bisa dibilang prestasinya naik turun. Seperti misalnya Indonesia mendapat peringkat 5 pada tahun 2005, peringkat ke 4 tahun 2007, peringkat ke 3 tahun 2009 dan juara umum tahun 2011.

Tahun 2003

Pesta Olahraga Negara-Negara Asia Tenggara 2003
Peringkat Negara Medali emas Emas Medali perak Perak Medali perunggu Perunggu Jumlah medali
1  Vietnam 158 97 91 346
2  Thailand 90 93 98 281
3  Indonesia 55 68 98 221
4  Filipina 49 55 75 179
5  Malaysia 43 42 49 144
6  Singapura 30 33 50 113
7  Myanmar 16 43 50 109
8  Laos 1 5 15 21
9  Kamboja 1 5 11 17
10  Brunei 1 1 8 10
11  Timor Leste 0 0 0 0

Tahun 2005

Posisi Negara Medali Emas Medali Perak Medali Perunggu Total
1. Flag of the Philippines.svg Filipina 113 84 94 291
2. Flag of Thailand.svg Thailand 87 78 118 283
3. Flag of Vietnam.svg Vietnam 71 68 89 228
4. Flag of Malaysia.svg Malaysia 61 50 64 175
5. Flag of Indonesia.svg Indonesia 49 79 89 217
6. Flag of Singapore.svg Singapura 42 32 55 129
7. Flag of Myanmar.svg Myanmar 17 34 48 99
8. Flag of Laos.svg Laos 3 4 12 19
9. Flag of Brunei.svg Brunei 1 2 2 5
10. Flag of Cambodia.svg Kamboja 0 3 9 12
11. Flag of East Timor.svg Timor Leste 0 0 3 3

Tahun 2007

Pesta Olahraga Negara-Negara Asia Tenggara 2007
SEA Games 2007 Logo.jpg
Peringkat Negara Medali emas Emas Medali perak Perak Medali perunggu Perunggu Jumlah medali
1  Thailand 183 123 103 409
2  Malaysia 68 52 96 216
3  Vietnam 64 58 82 204
4  Indonesia 56 64 83 203
5  Singapura 43 43 41 127
6  Filipina 41 91 96 228
7  Myanmar 14 26 47 87
8  Laos 5 7 32 44
9  Kamboja 2 5 11 18
10  Brunei 1 1 4 6
11  Timor Leste 0 0 0 0

Tahun 2009

Pesta Olahraga Negara-Negara Asia Tenggara 2009
SEA Games 2009 Logo.jpg
Peringkat Negara Medali emas Emas Medali perak Perak Medali perunggu Perunggu Jumlah medali
1  Thailand 86 83 97 266
2  Vietnam 83 75 57 215
3  Indonesia 43 53 74 170
4  Malaysia 40 40 59 139
5  Filipina 38 35 51 124
6  Singapura 33 30 35 98
7  Laos 33 25 52 110
8  Myanmar 12 22 37 71
9  Kamboja 3 10 27 40
10  Brunei 1 1 8 10
11  Timor Leste 0 0 3 3
Grand Total 372 374 500 1246

Apa yang dapat disimpulkan dari tabel – table di atas? Ketika Sea Games diselenggarakan oleh negara-negara besar dan tradisional ASEAN, seperti : Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam dan Philipina dalam sepuluh tahun terakhir maka hampir selalu dipastikan bahwa tuan rumahlah yang akan menjadi juara umum.

Hal ini menimbulkan pertanyaan besar, Siapakah sesungguhnya raja olahraga di ASEAN?

Banyak penyebab, misalnya sportifitas. Ketika misalnya Indonesia berlaga Sea Games di negara lain maka beberapa kali akan kita temui berita di media tentang atlet Indonesia dirugikan dengan keputusan-keputusan wasit terutama di cabang olahraga yang tidak terukur. Namun ketika Sea Games dilakukan di Indonesia, berita sejenis hampir tidak pernah muncul. Salah satu yang muncul adalah “strategi” gigit lawan pesilat Indonesia saat melawan Thailand yang sangat-sangat memalukan. Apakah muncul berita lain di media luar negeri? Wallahu’alam.

Demikian juga dengan cabang olahraga yang dipertandingkan. Tuan rumah cenderung mengusulkan dan melaksanakan cabang olahraga yang benar-benar mereka kuasai yang kebanyakan tidak dipertandingkan di event yang lebih tinggi seperti Asian Games ataupun Olimpiade. Muncullah kemudian nama-nama “aneh” cabang olah raga seperti : Petanque, Muay Thai, Dansa, Go (eksebisi), Fin Swimming, Vovinam dan lain – lain. Atau muncul juga beberapa cabang yang sudah cukup populer dan ternyata baru atau hanya bebeberapa kali dipertandingkan di Sea Games seperti : Ski Air, Bridge, Panjat Tebing, Catur dan Sepatu Roda. Mungkin suatu saat nama “aneh” dari Indonesia juga akan muncul seperti : Gobaksodor, Egrang dan lain – lain.. hehehe

Jika Sea Games bukan hanya sekadar ajang gengsi untuk menunjukkan sebagai “Raja Olahraga” di Asean, harusnya cabang olahraga yang dipertandingkan secara resmi mengacu kepada cabang olahraga di Asian Games atau bahkan Olimpiade.  Sehingga negara Asean tidak hanya bertengger di urutan dua puluhan saat Olimpiade tetapi bisa berbicara lebih di event sedunia itu.

Melihat dari data yang ada, maka sering timbul pemikiran konyol bahwa siapa sesungguhnya “Raja Olahraga” di Asean itu bisa dilihat saat Sea Games dilaksanakan di negara-negara kecil di Asean yang prestasi olahraganya masih belum mengkilat  seperti : Laos, Kamboja, Myanmar, Brunei Darussalam atau bahkan di Timor Leste kelak.

Jadi, benarkan Indonesia menjadi Raja Olahraga Asean lagi sejak era Orde Baru? Jawabannya bukan nanti malam saat penutupan. Tetapi 2 tahun lagi saat pelaksanaan di Myanmar, 2015 saat di Singapura, 2017 saat di Kamboja, 2019 saat di Brunei Darussalam, 2021 saat di Malaysia, 2023 saat di Vietnam. Jika dari enam penyelenggaraan Sea Games ke depan Indonesia bisa menjadi minimal 4 kali juara umum maka bolehlah bangsa ini berbangga karena kejayaan Olahraganya telah kembali.

Untuk saat ini….. Kita nikmati saja pesta penutupan Sea Games nanti malam.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: