Oleh: ekoyw | Maret 12, 2012

RF Signal Tracker, Tool Untuk Cek Sinyal

Dalam tulisan sebelumnya, aku sempat kecewa dengan RF Signal Tracker yang belum berfungsi di Mbak Andro ku. Ternyata setelah baca sana-sini, ada yang terlewatkan saat setting. Tepok jidat !!!!

RF Signal Tracker adalah salah satu dari beberapa aplikasi berbasis android yang bisa digunakan untuk drive test sinyal seluler. Meski mungkin tidak selengkap TEMS, aplikasi ini sudah cukup dengan beberapa fitur seperti :

  1. Input data site (MCC, MNC, LAC, ID, Longitude dan Latitude site) secara manual sesuai data site yang kita miliki.  Dan ini yang aku lewati.
  2. Dapat merekam data RSSI, menyimpannya dan meng-convertnya ke bentuk file XML, CVS dan KML untuk dianalisa lebih lanjut.
  3. Dapat me-replay data yang telah rekam langsung dari HP.
  4. Dapat memperkirakan coverage dari suatu cell.
  5. Dan yang pasti gratis🙂

Tampilan RF Signal Tracker

Update !!!

Untuk pengolahan data RF Signal Tracker menggunakan MapInfo, bisa dibuka di sini.

Untuk dapat menjalankan aplikasi ini maka yang dibutuhkan adalah :

  1. HP dengan operating system Android dari hasil kerja halal🙂. Untuk HP dengan O/S Blackberry atau IOS, saya kurang tahu karena tidak punya. Kalau ada yang mau nyumbang HP Blackberry atau IOS dengan senang hati saya terima🙂
  2. Aplikasi RF Signal Tracker yang dapat didownload secara gratis (tapi tarif data karena download tetap jalan) dari android market (http://market.android.com/App/tools) dan search RF Signal Tracker. Bagi yang masih awam dengan android, bisa langsung masuk ke aplikasi Market yang telah ada di HP Android masing-masing.

Sejak minggu kemarin, Menu Market Android berubah menjadi Google Play di HP Android.

Versi terakhir adalah RF Signal Tracker versi 2.4.1 tetapi baca di web pembuatnya akan segera keluar 2.4.2

Pembuatan data site :

Sesuai petunjuk di http://sites.google.com/site/androiddevelopmentproject/home/rf-signal-tracker yang pertama disiapkan adalah data site. Caranya adalah :

  1. Buka aplikasi notepad di PC.
  2. Pada baris pertama, masukkan data ini : mcc,mnc,lac,ci,latitude,longitude
  3. Pada baris selanjutnya, masukkan data tiap cell sesuai urutan di point b.

–         MCC : 510 (Untuk Indonesia)

–         MNC : 01 (Misal Untuk Operator Indosat)

–         LAC : Local Area Code

–         CI : Cell ID Code

–         Latitude : Garis Lintang

–         Longitude : Garis Bujur

  1. Hasil file-nya seperti ini untuk GSM/DCS :

mcc,mnc,lac,ci,latitude,longitude

510,01,28993,35234,-3.35858,102.44979

510,01,28993,35235,-3.35858,102.44979

510,01,28993,35236,-3.35858,102.44979

510,01,28993,35227,-3.45647,102.63289

510,01,28993,35228,-3.45647,102.63289

510,01,28993,35229,-3.45647,102.63289

Dan untuk 3G/WCDMA, misalnya :

510,01,51101,29221,-3.27516,102.90281

510,01,51101,29222,-3.27516,102.90281

510,01,51101,29223,-3.27516,102.90281

510,01,51101,29211,-3.32104,102.82963

510,01,51101,29212,-3.32104,102.82963

510,01,51101,29213,-3.32104,102.82963

510,01,51101,29141,-3.26561,102.91903

510,01,51101,29142,-3.26561,102.91903

510,01,51101,29143,-3.26561,102.91903

  1. Perlu diingat, 1 site GSM/DCS/3G memiliki 3 cell/sektor. Jadi ketiga cell/sektor tersebut juga harus diinput. Dari data di atas, untuk site yang sama (ditunjukkan dengan koordinat latitude/longitude yang sama) terlihat hanya berbeda di data CI saja untuk ketiga cell-nya.
  2. Save As file di atas dalam format .CVS. Simpan dengan nama terserah.
  3. Sambungkan kabel data PC ke HP android. Pilih USB Selected.
  4. Pilih Connect USB Storage.
  5. Copy-kan file CSV yang telah dibuat ke folder rfsignaldata di HP Android kita.
  6. Done.

Jika kita tidak memiliki akses/informasi tentang data MCC, MNC, LAC dan CI maka kita bisa membuatnya secara manual. Dan pertama yang dibutuhkan adalah :

  1. Kita harus tahu site/tower tersebut milik operator siapa.
  2. Memiliki GPS untuk mencatat data koordinat tower tersebut.

Untuk mengisi data tersebut, yang perlu diingat adalah :

  1. MCC/Mobile Country Code yang berarti kode negara, untuk Indonesia yaitu : 510
  2. MNC/Mobile Network Code yang berarti kode untuk tiap operator, misalnya : 01 untuk Indosat, 10 untuk Telkomsel dan 11 untuk XL Axiata.
  3. LAC/Local Area Code, kode area seluler. Untuk mengetahui LAC dan CI, ada banyak aplikasi di Android Market/Google Play yang bisa digunakan. Misalnya di aplikasi android Antennas akan ditemukan informasi LAC dan CID di bagian bawahnya.
  4. CI/Cell ID. Untuk mengetahui CI, sama dengan cara LAC. Sekedar diketahui, dalam satu site biasanya terdiri dari 3 sektor yang memiliki CI berurutan dari sektor 1 sampai 3.

Penomorannya pun unik, tinggal melihat digit terakhir dari CI tersebut maka kita akan tahu di-handle oleh sektor berapa, misalnya : Untuk sektor 1 digit terakhir CI adalah 1 atau 4 atau 7. Sektor 2 dengan digit terakhir 2 atau 5 atau 8. Sektor 3 dengan digit CI terakhir adalah 3, 6 dan 9. Sehingga dalam satu site, secara berurutan, penomoran CI dari sektor 1 sampai 3 bisa : xxxx1, xxxx2, xxxx3 atau xxxx4, xxxx5, xxxx6 atau xxxx7, xxxx8, xxxx9.

Sebagai informasi kecil, jika dalam satu site terdapat GSM dan DCS atau bahkan 3G maka bisa terdiri dari lebih dari 3 sektor dalam site yang sama. Nah, penomoran CI di atas bisa berbeda. Misalnya untuk GSM dari aabb1, aabb2, aabb3 sedangkan DCS memakai nomor bisa ccdd4,ccdd5,ccdd6. Demikian pulan untuk 3G.

Terakhir, data koordinat site telah kita dapatkan dari GPS. Sehingga kita pun bisa membuat file .CSV seperti contoh di atas.

Setting di HP :

  1. Buka aplikasi RFSignalTracker
  2. Klik tombol Menu di HP.
  3. Pilih Preferences. Di Pilihan Site Database, pilih Local. Pilihan ini akan membuat aplikasi akan mencari database site ke file yang kita buat, bukan ke data Google atau OpenCellID karena mungkin data site kita tidak terdapat di Google maupun OpenCellID.
  4. Di Preference juga kita bisa mengaktifkan banyak hal. Misalnya : Unit of Measure pilih metric, Centang di Show signal strength, Sector Coverage, Show Serving Cell, mengaktifkan Vibrate/Sound ketika terjadi Hand Over.
  5. Keluar dari menu Preference dengan menekan tombol Back di HP.
  6. Pilih DB yang memiliki icon koin bertumpuk di sudut kanan atas.
  7. Pilih Import site record. Dan pilih nama file CSV yang telah kita buat sebelumnya.

Penggunaan :

  1. Aktifkan GPS di HP kita.
  2. Buka RFSignalTracker
  3. Klik Map
  4. Tunggu beberapa saat sampai GPS telah mengunci lokasi kita.
  5. Setelah terkunci, Done!!!
  6. Di bagian bawah Halaman Map akan terdapat beberapa informasi seperti : LAC/CID, Site bearing/berapa derajat arah kita/HP ke site, Site Dist/berapa km jarak kita ke site, dll.

Penggunaan RF Tracker Signal

Dari gambar di atas terlihat, lokasi HP kita  terletak antara CI 56639 dan 36141 dengan RSSI -91 dBm dan yang aktif saat itu adalah CI 56639.

  1. Jika akan drive test, tinggal klik Tombol RF di pojok kiri bawah halaman Map sehingga timbul warna  hijau. Dan kita dapat mulai drive test.
  2. Setelah selesai kita drive test, klik lagi tombol RF dan warna hijau akan mati. Hasil drive test bisa disimpan dalam file XML, CSV atau KML sehingga bisa kita load di Google Earth.
  3. Hasil drive test, dapat kita putar ulang dengan klik Rec di sebelah Map.

Hasil  Replay Record

Gambar di atas menunjukkan replay dari hasil drivetest sebelumnya. 245 menunjukkan total terdapat 245 titik/dot dan sekarang berada di titik 104.

  1. File KML dapat kita buka di GoogleEarth dan memberikan gambaran ringkas tentang coverage dan RSSI sepanjang drive test yang kita lakukan.
  2. File CVS dan XML dapat dibuka menggunakan Excel untuk kepentingan analisa lebih lanjut seperti di lokasi mana sinyal masih lemah.

Semoga bermanfaat…..

UPDATE : Cellname sekarang bisa ditampilkan

Di Update yang terbaru, RF Signal Tracker sudah bisa menampilkan Cellname. Jadi kita tidak usah capek – capek memperkirakan site mana yang sedang ditampilkan di RF Signal Tracker.

Caranya :

Cukup tambahkan satu kolom “cellname” di file CSV dan isikan nama setiap cell atau sektornya, sehingga file CSV misalnya menjadi :

mcc,mnc,lac,ci,latitude,longitude,cellname

510,01,28993,35234,-3.35858,102.44979, Air Dingin 1

510,01,28993,35235,-3.35858,102.44979, Air Dingin 2

510,01,28993,35236,-3.35858,102.44979, Air Dingin 3

510,01,28993,35227,-3.45647,102.63289, Sumber Bening 1

510,01,28993,35228,-3.45647,102.63289, Sumber Bening 2

Kemudian tinggal upload lagi file CSV yang baru ini. Dan saat RF Signal Tracker dijalankan, hasilnya seperti berikut :

Tampilan Cellname

Tampilan Cellname

Sekarang kita bisa tahu sektor dari tower mana yang menghandle sinyal di HP kita…..

Selesai……..


Responses

  1. wooww.. boleh lahhh////!!!

  2. wOOWW.. bolehh lahhh

  3. sangat bermanfaat…

  4. ini ga bs di bikin site name jg yah,hanya CI doang?
    trus yg ditampilkan hanya RSSI,ga ada quality nya jg yah….kalo buat BB bisa make cellmon,tp dia ga ada record nya,cuman ada gambar tampilan aja selama waktu tertentu

    • Wah, ane bukan developernya pak🙂
      Hanya membantu memberikan sedikit ‘clue’ cara penggunaan software ini.

  5. keren nih boleh dicoba

  6. hmm…kalo untuk windows mobile, apakah ada aplikasi sejenis ini ya?

    • Belum tahu Bro…
      Belum punya smartphone wimo🙂

  7. bro… ada ga aplikasi di android yg kita bs input angka Lac Cid trus keluar lokasinya?

    • Wah.. sepertinya ga ada bro…
      LAC-CID dan lokasi biasanya merupakan ‘database’ yang menjadi rahasia dari tiap operator, jadi rasanya gak bakalan dipublikasikan.

  8. waduh.ko yg saya ga muncul gambar2 ky bts nya di map?

    • Data BTS lengkap dengan koordinat, LAC, CID yang disimpan di file csv sudah ada belum bro?

  9. hanya untuk idle ka om? bisa untuk dedicated juga?

    • Maksud Idle dan Dedicated bagaimana bro?
      Untuk mobile juga bisa kok.

  10. kalau mencari posisi atau cekpos melalui no hp kira2 bisa bos?

    • Maksudnya mencari posisi no hp dengan rf signal tracker? Gak bisa mas. Kalo posisi no hp, bisa tanya ke operator karena data LAC/CID tiap saat terupdate. Tapi tentu dengan surat pendukung dan keterangan yang jelas.
      Beberapa aplikasi di android bisa saling mengetahui no hp orang lain yang sudah kita daftarkan. Ada juga yang misal hpnya ilang bisa diketahui dengan mengaktifkan GPS di hp tersebut secara remote melalui SMS. Tetapi…. asal SIM Card di HP yang hilang belum dibuang sama pencurinya😀

  11. Bro, kan disekitar sy banyak tower BTS, Ada gak aplikasi biar kita tau mana sih BTS tempat sinyal kita nyantol?

    • Sebenarnya, RF Signal Tracker dan beberapa aplikasi lain bisa digunakan untuk mengetahui HP kita di-handle BTS mana. Aku pernah, saat di kereta yang berjalan sekitar Cirebon memakai RF Signal Tracker, dan secara bergantian tanda tower akan muncul yang menunjukkan HP kita dihandle tower mana.
      Namun, akurasinya jelek. Bisa selisih puluhan meter dari lokasi tower sebenarnya. Ini lain kalo misalnya kita punya database CI dan lokasi tower tersebut, tentu lebih akurat.

  12. bisa gak bos…kita melock sinyal per cell menggunakan RF Signal Tracker???
    thanks

    • Wah.. kalo yang itu belum bisa Om..

  13. Kok saya gak muncul ya lokasi BTS nya,
    padahal sudah lengkap data CGI dan long lat

    saya simpan di memory hp di folder yg saya buat sendiri
    rfsignaldata

    • Kok buat folder sendiri bro? Simpan file-nya di folder hasil instalasi RF Signal Tracker-nya.

  14. terus file saya simpan .kmz .csv
    tapi kok dibuka di memori gak ada, kemana tuh file nya mas ?

    • Coba dicari di folder rfsignaldata hasil instalasi.

  15. kalau mau cari lac ama cell id tapi cuma tau nomor hpnya aza pake aplikasi apa ya bro..?

    • Maksudnya gimana bro? Cuma tau no hp? Cari hp yang hilang atau mau ngumpulin data LAC/CI? Kalo mau ngumpulin data LAC/CI, di RF Signal Tracker udah otomatis menampilkan LAC & CI yang aktif. Meski harus dicatat dan dikumpulin satu – satu.

      • Mas elo boleh tahu no hpnya

      • Lewat email saja gan..

      • Mas eko bisa bantu saya lacak hp orang mas tlng bantu saya kena tipu mas eko bisa minta no hpnya .

      • Kalo terkait hukum, baiknya anda melapor ke polisi dan nanti bersama polisi, silahkan datang ke kantor operator untuk minta lacak no hp-nya.

  16. ane coba dulu gan..

  17. jadi untuk mengetahui lokasi pemegang nomor hand phone harus diketahui LAC dama CID nya kan bro???? untuk mendapatkan LAC sama CID nya harus menhubungi operatornya kan???? ada gak program yang hanya masukin nomor hand phone trus nanti keluar LAC sama CIDnya????? mohon bantuannya.

  18. Wah bagus tu mas…
    makasih yakz…🙂
    http://www.youtube.com/user/neospy66

    • Terima kasih kembali…:D

  19. kok dihp android saya dak ada folder rfsignaldatanya ya saat saya buka dimemory internal, kira da yang salah cara istalnnya atau bagaimana,
    saya langsung uduh lewat Play Store di hp

    • Nah… aplikasi RFSignalTracker-nya sudah muncul belum shortcut-nya? Kalo instalasi berhasil, harusnya ada folder rfsignaldata

  20. mas inbox butuh bantuan nih untuk data CDR

    • Wah… saya ga otak – atik data CDR mas…😀

      • Pakai file .csv bro. Bukan CVS

    • Siapa yg butuh? Bwt apa?

  21. bro’ mintak no hp bro’

    • Bisa tanya di sini saja mas. Biar bisa di-share dengan yang lain🙂

      • Maaf mas mohon arahan untuk menentukan lokasi hp lain yg lac dan cid yg sudah diketahui aplikasi apa yg bisa kita pakai? Tentunya posisinya bisa dilihat melalui map.thanks

  22. apa kah ada yg membutuh kan tempat untuk menara telpon atau sitnal saya ada tempat nya di daerah jelambar atau jakarta barat bila berminat hub ke sini 085210225501

  23. Mas mau nanya…
    Software RF Signal Tracker ini bisa digunakan untuk me-record sinyal 4G nggak mas?

  24. Gmn cara dpt lac dan cid ya pak?kalau kita sdh punya data no gsm dan imei nya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: