Oleh: ekoyw | September 11, 2012

Prediksi Penyebab BTS Mati

‘Ala bisa karena biasa. Peribahasa lama ini tentu sudah sering didengar dan semua sepakat tentang kebenaran peribahasa ini. Demikian juga dalam dunia seluler.

Sebagai seorang kuli tower, tentu akan menjadi suatu hal yang menjengkelkan jika ternyata datang jauh – jauh ke site tetapi antara tools yang dibawa tidak bisa menjadi solusi untuk melakukan troubleshoot BTS yang sedang mati, atau istilah kerennya faulty, gara-gara penyebabnya diluar perkiraan awal.

Secara umum, penyebab faulty dibagi 3, yakni :

  • Hardware : misal perangkat yang butuh penggantian
  • Transmisi : masalah link dari BTS sampai BSC
  • Power : masalah kelistrikan

Meski kadang, sering juga timbul penyebab lain, misalnya ada community case dengan masyarakat setempat, misalnya klaim petir yang belum terselesaikan, yang membuat masyarakat ngambek dan melarang kita masuk ke dalam site. Kalau sudah begini yaa…. ambil jalan damai saja.  Bicara baik – baik, yang penting hubungan pribadi kuli tower dan masyarakat sekitar tidak terganggu dan balik kanan… biar divisi lain yang mengurusi…. hehehehe. Hubungan pribadi ini perlu tetap baik meski hubungan masyarakat ke operator sedang tidak baik karena pertama, tidak mungkin kita mengorbankan jiwa dan raga untuk hal – hal yang konyol seperti ini hehehehe dan yang kedua adalah karena kuli tower juga masih akan sering ke site dan bertemu lagi dengan masyarakat di sana.

Mengetahui lebih awal penyebab terjadinya faulty tentu memiliki keuntungan tersendiri. Pertama, kita bisa menyiapkan kira – kira tools apa yang perlu dibawa dan kedua adalah kita bisa memperkirakan kira – kira anggota tim mana yang bisa meng-handle problem ini dengan cepat dan tidak bolak – balik.

Tetap Sholat

Bagaimana memperkirakan atau mengetahui lebih awal penyebab faulty ????

Cara yang pintar adalah create alarm.  Setiap perangkat BTS, apapun merk dan typenya, hampir dipastikan memiliki fitur enviromental alarm atau sering disingkat enva atau lebih disingkat dipanggil alarm saja. Fitur ini memungkin BTS menerima alarm dari perangkat luar, meneruskan ke sistem BSC dan kemudian termonitor oleh OMC (Operation & Monitoring Center) untuk kemudian diinfokan ke kuli tower.

Beragam perangkat luar bisa dihubungan dengan enva. Dari rectifier, kita bisa mendapatkan misalnya : alarm PLN Off, alarm jika 1 fasa PLN Off, alarm jika tegangan di battery rectifier rendah dll. Dari pintu shelter atau rack perangkat kita bisa mendapatkan alarm door open untuk menandakan ada seseorang yang membuka pintu shelter atau rack. Dari genset bisa diambil alarm genset run saat genset bekerja  dan lain – lain.

Jika alarm ini ter-setting baik dan bekerja normal maka akan menjadi info yang berharga untuk mengetahui penyebab faulty. Misal jika alarm PLN Off, yaa siap – siap bawa genset cadangan atau siap – siap juga mandi oli dan solar😀. Jika alarm door open, yaa siap – siap bawa pentungan buat gerebek maling hehehehe..

Namun sayangnya ada beberapa keterbatasan yang membuat di saat tertentu alarm ini diabaikan. Pertama adalah jika telah diketahui alarm telah error dan tidak bisa diperbaiki sehingga info yang didapatkan juga salah. Kedua, sistem OMC yang tidak baik. OMC sering mengirimkan info alarm ini melalui SMS by system. Dan yang dikirim bukan hanya SMS alarm area kita saja tetapi bisa satu provinsi dengan ratusan BTS. Bayangkan berapa SMS alarm yang diterima tiap hari oleh kuli tower. Akhirnya, kuli tower menjadi kebal SMS dan tidak pernah membaca SMS alarm lagi.

Cara paling gampang yaa login langsung misalnya ke BSC, entah melalui PC atau lewat smartphone yang telah terkoneksi VPN atau media yang lain, untuk mendapatkan log alarm dari BTS yang faulty tersebut. Cara ini tidak tergantung OMC dan bisa dilakukan dimana saja. BTS – BTS yang ikut faulty juga bisa termonitor.

Dari log alarm tersebut dapat diketahui apa ada alarm power atau ga? Kalo ga ada berarti penyebab power bisa disingkirkan. Kemudian pertanyaan selanjutnya, apa ada alarm yang berhubungan dengan transmisi? misalnya : E1/T1 error, BER (Bit Error Rate) antara sisi transmit dan receive di BTS dan BSC yang besar, alarm perangkat monitoring di BTS oleh BSC yang biasanya terhubung transmisi, dan lain – lain.

Prediksi penyebab BTS mati ini juga harus didukung oleh dua hal pengetahuan :

  • Hafal di luar kepala link transmisi di area kuli tower tersebut bertanggung jawab termasuk hafal di luar kepala bagaimana setiap BTS terhubung ke BSC, lewat hop mana, lewat perangkat mana, dst.
  • Hafal di luar kepala bagaimana link PLN tersambung. Ini penting karena tidak jarang penyebab faulty adalah masalah listrik PLN. Di setiap gardu induk PLN biasanya terdiri dari beberapa feeder penyulang. Setiap feeder ini menghubungkan satu link sambungan PLN misalnya dari kecamatan A ke kecamatan B atau melintasi jalan A, B, C, dst. Sehingga kuli tower paham, BTS yang faulty tersebut dilayani oleh link PLN yang mana.

Nyangkut di Bulan Ramadhan

Bagaimana jika terjadi faulty yang melibatkan banyak BTS, misal sampai 10 BTS ?

Cara pertama adalah apakah semua BTS yang faulty tersebut berada dalam satu link transmisi yang sama? Jika ya, cari BTS yang menjadi induk atau titik awal transmisi yang melibatkan BTS – BTS itu faulty, misalnya BTS A.  Hampir dipastikan posisi faulty di BTS A. Apakah penyebabnya transmisi di BTS A ke BTS di depannya yang terhubung seterusnya ke BSC? Ini yang harus dicari infonya. kita harus lihat info waktu terjadinya faulty. Apakah ke 10 BTS tersebut faulty dalam waktu serentak? Jika ya, bisa dipastikan penyebabnya adalah sisi transmisi. Jika waktu faulty BTS A berlainan dengan 9 BTS lainnya maka penyebabnya bisa jadi adalah power. Karena biasanya rectifier, perangkat yang mensupply catu daya  DC ke perangkat lain, membagi beban yang di-supply ke dalam dua kelompok yakni, non priority untuk mensupply perangkat BTS dan priority untuk mensupply perangkat transmisi sehingga transmisi mati terakhir. Sehingga jika karena penyebab power maka harusnya BTS A mati karena masuk non priority dan 9 BTS lainnya baru faulty kemudian karena masuk ke priority dimana saat itu tegangan battery rectifier sudah habis.

Bagaimana dengan penyebab PLN? Pemadaman PLN adalah hal yang sangat biasa di luar Jawa baik terjadwal maupun tidak. Termasuk di dalamnya adalah mutu tegangan PLN yang rendah dan lama pemadaman serta area yang terdampak pemadaman. Sangat biasa menemui Gardu Induk yang bisa men-supply listrik sampai di atas jarak 100 km. Bayangkan berapa tegangan yang sampai ke pelanggan? Angka 160 – 180 Volt AC adalah angka yang normal bagi penduduk setempat.

Sehingga bisa dibayangkan berapa luas daerah dan berapa banyak site yang terdampak dari pemadaman PLN.  Saat itu lah pengetahuan tentang site ini di-handle oleh feeder PLN mana menjadi penting.  Saat feeder A mengalami gangguan maka akan segera berimbas ke BTS – BTS yang dilayani feeder ini.  Respons BTS – BTS ini bermacam – macam misalnya yang battery rectifier jelek akan segera faulty, yang ada genset segera keluar alarm genset run, sementara di rectifier akan keluar alarm PLN Off dengan waktu yang hampir bersamaan antara BTS satu dan lainnya. Dari respons BTS – BTS yang terimbas ini maka diketahui penyebabnya faulty adalah dari PLN.

Setelah diketahui PLN sedang in action (maksudnya sedang ada pemadaman hehehe) dan disadari tidak mungkin menangani semua BTS yang terdampak PLN karena keterbatasan genset dan wilayah yang luas maka yang dilakukan adalah memastikan semua genset permanen yang ada di site bekerja, melakukan back up genset di site – site nodal yang merupakan induk transmisi beberapa BTS, atau back up genset di site-site dengan revenue tinggi. Sementara yang low traffic yaaa mohon maaf…. kami bukan superman😀

Pekerjaan kuli tower mungkin paling kotor, paling kuli, paling rendah ilmunya dibanding bidang seluler lainnya misalnya quality, performance, core, planning dan lain – lain yang melibatkan banyak parameter, angka, istilah – istilah njelimet. Tapi yakinlah, jika bertukar tempat pekerja seluler di banding lain itupun belum tentu bisa dan utamanya tahan melakukan pekerjaan kuli ini.

Itulah kami…..

September, Awal Musim Hujan 2012


Responses

  1. saya kebetulan sedang membuat laporan tentang perangkat yang ada dalam bts, yaitu IDU dan ODU
    saya ingin tanya, apa sih yg bisa menyebabkan kerusakan pada ke 2 perangkat tersebut?
    siapa tau kk ini tahu jawabannya
    ^.^
    thnks sebelumnya

    • Untuk ODU paling sering karena masuknya air akibat sambungan ODU dan kabel yg tidak baik. Atau kadang kabel ODU terputus akibat pencuri salah sangka dikira kabel tembaga. Beberapa kasus ada indikasi license ODU yg expired tapi ini biasanya setelah bertahun – tahun.
      Untuk IDU tergantung jenisnya. Misal bisa Memory-Key nya rusak, baseband rusak, suhu ruang yg terlalu panas, masalah power, filter debu yg kotor sehingga panas, sampai semut yg masuk ke IDU.

      • waah trims yaa
        sangat membantuu~
        >.<

  2. saya suka bro dengan kalimat terakhirnya. BTW medannya berat banget bro. Di daerah mana bro?

    • Hehehe… yang jelas di luar Jawa bro. Tapi sebetulnya masih banyak daerah lain yang medannya lebih berat. Kadang ga terbayang bagaimana teman – teman yang ditugaskan di daerah Indonesia Timur, atau daerah – daerah kepulauan.

  3. ga perlu dipikirkan mslah profesinya mas, pkrjaan sprti ini memang tngkat resikonya sngat tnggi dibnding pkrjaan2 yg lain (24 jam slalu stay n go to site klo uda d hbungi NOC, blum llgi klo hrus maen pnjat tower). kita hanya team yg tersmbunyi diblkang lyar tpi tnpa team lpngan kmuniksi nirkabel antar msyrakat ga akn bsa brjlan lncar.

    • Betul mas, tiap pekerjaan tentu ada kepuasannya masing – masing. Dan kepuasan batin itu yang tidak bisa diukur oleh uang.
      Jika keadaan darurat, bencana atau perang, peran kuli tower ini sama pentingnya seperti peran dokter dan insinyur yang lain.

  4. wah inspirate mas eko. dengan baca blog ini jadi sedikit banyak tahu tentang dunia bts.. mungkin bisa diterangkan tentang catu daya yang digunakan mas? kalo bisa detail…. hehe… misal apa pakai aki?? atau sel surya?? berapa tegangan yang digunakan oleh 1 bts??

  5. mas mau tanya tentang alarm2 yang ada di bsc mas…yang biasanya termonitor omc…tolong jelasin jenis2nya ya kang makasih

    • Kalo alarm external yang dimonitor OMC, hampir sama kaya BSC. Misalnya power off, door open, fire, transmisi (misal bsc disconnect atau ada link ke MSC/MGW yang down) dll.

  6. mas w ada nyak mau tanya neh leh minta alamat email gak

  7. mantap mz brow,,palagi dkasih detail gambar perngkatnya N cara perbaikinya.

    • Terima kasih mas brow… meski sebetulnya kalo sekarang, perangkat BTS Siemens itu sudah jarang dipakai😀

  8. mantap Bang share ilmuya,makasih

  9. saya sedang melaksanakan tugas akhir, dan di TA saya ada yang berhubungan dengan rectifier. saya mau bertanya sebenarnya fungsi dari rectifier itu untuk apa? dan kenapa rectifier tersebut sering hilang? terima kasih.

    • Mas Dio,
      Rectifier itu sama seperti adaptor AC ke DC dengan tambahan Battery. Jadi fungsinya untuk merubah tegangan AC PLN 220 V menjadi DC, biasanya -48 VDC, karena perangkat BTS sebagian besar menggunakan sumber DC.
      Di recti sendiri ada dua fungsi, pertama mensupply langsung tegangan DC tersebut ke perangkat BTS. Dan kedua men-charge battery yang ada di-rectifier tersebut untuk digunakan saat PLN mati.
      Bukan recti-nya yang hilang, karena recti sendiri berupa satu rack sebesar lemari pakaian, dengan isi biasanya paling atas untuk modul controller, modul rectifier, beragama MCB input dan output, arrester, dll. Dan bagian bawah berisi baterai. Dan yup…. baterai inilah yang sering dicuri meski harganya tidak seberapa tetapi gampang dijual dibanding harga modul2 rectifier yang meski mahal tapi susah dijual.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: