Oleh: ekoyw | Desember 12, 2012

myOMC, a SMS Gateway which informs any faulty BTS

Alhamdulillah… software myOMC ku sudah berjalan hampir 1 bulan. Selama itu, belum ada problem berarti. Problem paling sering terjadi adalah modem Huawei K3765 yang dipake ngehang sendiri.

myOMC ini adalah salah satu hasil lamunan beberapa tahun terakhir. Idenya karena kuli tower seringnya menerima SMS dari ‘OMC resmi’ dalam jumlah sampai sekitar 500 sms per hari. Menurutku ini nggak sehat. Pertama, dengan jumlah begitu banyaknya, kuli tower akan jadi kebal dengan SMS yang berarti dia tidak akan responsif lagi untuk sekedar membuka SMS yang masuk meskipun itu SMS yang benar-benar emergency. Kedua, SMS yang diterima seringnya merupakan SMS alarm dari BTS yang tidak menjadi tanggung jawab kuli tower tersebut. Hal ini yang mendorong aku ingin sebuah sistem yang lebih efektif lagi.

myOMC ini merupakan gabungan dari mySMSGateway yang merupakan software untuk mengirimkan SMS BTS faulty baik yang terjadwal maupun yang tidak terjadwal dan mySMSAnswer yang merupakan software yang menjawab setiap SMS yang masuk ke sistem. myOMC dipermudah karena BSC bisa diakses dengan menggunakan telnet. Kalau port telnet ini ditutup… yaa wassalam…. harus cari solusi lain😀

Untuk mySMSGateway dan mySMSAnswer bisa dibaca di tulisan sebelumnya di sini.

Tampilan myOMC

Tampilan myOMC

myOMC, seperti tampilan di atas, merupakan gabungan dari telnet, Gammu SMS Gateway dan Database. Kotak BSC akan menampilkan nama BSC yang telah di-enable di database.

Lingkaran merah, sebetulnya hanya sebagai informasi kapan dan berapa lama terakhir kali modem melakukan update status yang diambil dari field UpdateInDB di tabel Phones bawaan gammu. Jika update terakhir sudah puluhan menit, bisa dipastikan service gammu tidak jalan.  Dan aku sisipkan script untuk restart service gammu.

Telnet

Telnet

Bagian kedua adalah Telnet. Di sini, myOMC akan melakukan koneksi telnet ke BSC, memasukkan “command” ke BSC misalnya untuk mengambil data BTS mana yang faulty, status BTS serta restart BTS lewat lock/unlock BTS. Dua lingkaran biru di sebelah kanan, aslinya di-hidden. Hanya tetap aku tampilkan untuk memudahkan untuk tracing dan melihat respons yang dihasilkan BSC.

BTS Faulty

BTS Faulty

Bagian selanjutnya adalah Faulty BTS yang akan ‘mengolah’ data  hasil telnet. Mengelompokkan sektor dalam satu baris BTS yang sama. Dan kemudian mengidentifikasi BTS tersebut masuk area mana. Dari data area ini akan diketahui, kuli tower siapa saja yang meng-handle area yang kemudian akan dikirimi SMS info BTS yang faulty tersebut.

SMS Diterima

SMS Diterima

Selanjutnya adalah bagian yang berisi data SMS yang diterima gammu. Secara garis besar, tidak ada perbedaan pengolahan data antara SMS yang dikirimkan system dan SMS yang diolah dan dikirimkan system sebagai jawaban dari SMS yang diterima system. SMS yang diterima, yang sesuai dengan ‘keyword’ yang telah ditentukan di database akan diproses. myOMC juga mengecek no pengirim apakah memiliki hak untuk mengirimkan SMS atau tidak.

Tools

Tools

Tools ini untuk memudahkan jika membutuhkan untuk cek status gammu, install, start, stop, uninstall service gammu tanpa perlu repot – repot membuka command prompt atau service di Control panel.

Tetapi, seperti telah disampaikan di depan, masalah yang belum terselesaikan adalah mengatasi modem huawei yang tiba – tiba hang atau freeze/sleep mode. Belum ditemukan semacam command atau AT Command yang pas untuk merestart modem. Beberapa situs mengungkapkan hal ini karena AT Command Huawei yang sedikit berbeda dibanding modem pada umumnya.

Solusi yang selama ini aku lakukan jika tiba – tiba hang adalah menjalankan aplikasi mobile partner kemudian ditutup lagi, disable – enable port bawaan huawei di Device Manager, atau restart service gammu. Semua via VPN. Rata – rata berhasil. Hanya aku belum puas karena recovery-nya tidak dari myOMC sendiri.

Tentang modem Huawei ini, kelebihannya adalah saat service gammu berjalan OK, SMS jarang SendingError. Tapi kekurangannya yaa suka ngehang atau freeze/sleep mode itu. Sedangkan untuk modem ZTE, kelebihannya hampir tidak pernah hang, tapi entah mengapa SMS juga beberapa kali SendingError. Mungkin karena fisik ZTE yang sudah tuaa kali yaa… hehehehe

Satu lagi pelajaran aku dapat. Pastikan pulsa di Modem tetap ada !!! Beberapa kali cek banyak SMS dengan status SendingError. Sudah capek cek port, status gammu, buka – tutup mobile partner, tapi ternyata pulsanya habis😀

Setelah dicek, kartu IM3 dengan layanan IM3 Anti Galau pada 1 hari rata – rata  telah mengirim lebih dari 1000 SMS jadinya gratisannya habis dan SMS ke 1001 dst membayar normal…hehehee

Semoga berguna.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: