Oleh: ekoyw | Desember 23, 2014

Suka Duka Tinggal di Citra Indah (Dukanya Dulu… hehehe)

Ok… hampir 11 bulan tinggal di Citra Indah. Banyak hal suka dukanya tinggal di sini. Rasanya udah gatel untuk bisa berbagi tentang hal ini. Syukur – syukur bisa dibaca oleh Ciputra grup untuk dijadikan perbaikan hehehehehe…

Kita mulai dulu nih. Dari dukanya dulu yaa…😀

1. Transportasi

Rasanya untuk yang ini, sangat – sangat layak menduduki peringkat pertama peringkat duka paling tinggi di Citra Indah. Lokasi yang jauh dari ibukota, memaksa transportasi menjadi problem pertama. Memang sih, ada feeder busway ke ibukota dengan rute ke Grogol, Blok M, Mall Artha Gading dan terakhir kelas Elf ke Kuningan. Tetapi sering banyak keluhan terhadap layanan feeder ini. Mulai rute yg terbatas, bis yang juga terbatas, jadwal keberangkatan dan kepulangan yang tidak bersahabat, terlalu permisif dengan penumpang di luar Citra Indah, masih menggunakan bis – bis tua dengan kursi sempit sehingga memaksa beberapa kali dalam beberapa bulan ini harus menggunakan bis pariwisata karena bis reguler harus masuk bengkel. Belum lagi ditambah masalah di luar tanggung jawab pengembang seperti kemacetan sepanjang Trans Yogi, jalan provinsi Cileungsi – Citra Indah yang bergelombang dan bersaing dengan truk – truk besar pengangkut material tanah, dll. Kombinasi di atas, sudah cukup membuat seseorang yang tidak kuat untuk menghadap kamera, mengangkat dan melambaikan tangan tanda tidak sanggup mengikuti uji nyali… lho..??😀

Apa sih harapan penghuni? Sebetulnya simple, hanya ingin pergi – pulang kerja dengan waktu sesingkat mungkin (karena lokasi rumah sudah jauh) dan senyaman mungkin dengan biaya yang rasional. Tapi yoo.. opo mungkin?😀

Dengan kondisi sekarang, yaa wajar jika fasilitas feeder bukan pilihan utama penghuni. Penghuni bisa memilih naik omprengan atau bersedia ganti angkot dengan bis umum, yang mesti harus mengorbankan kenyaman dan keamanan tetapi memiliki pilihan waktu yang sesuai kebutuhan penghuni.

Update :

Citra Indah sudah memperbaharui bis – bisnya lho. Jika tidak salah hitung sudah ada 5 bis besar bermesin Hino dan Mercy dan 2 bis 3/4 bermesin Mitsubishi. Bis lama??? Sepertinya jadi back up jika ada gangguan.

2. Jalan

Ini yang sampai sekarang aku heran saat melihat jeleknya perbaikan jalan antara kantor pemasaran ke halte feeder busway, yang melewati rimbunnya pepohonan yang sering menjadi tempat bersantai saat hari libur dan pacaran muda – mudi saat malam minggu. Perbaikan ruas jalan ini seolah – olah kontras dengan nama besar Ciputra Grup. Tambalan tidak merata, tinggi dan bergelombang. Saat malam, harus ekstra waspada terutama bagi yang naik sepeda motor pulang kerja saat melewati ruas jalanan ini. Badan yang capek setelah kerja dan keinginan segera sampai rumah untuk beristirahat membuat orang sering memacu motor dengan kecepatan tinggi melewati jalanan bergelombang ini. Ditambah lampu jalan yang tidak cukup menerangi semua sisi jalan karena rimbunnya pepohonan menjadikan kombinasi ruas jalan yang harus dilewati dengan hati – hati saat malam hari.

Tambalan Jalan

Tambalan Jalan

Tidak perlu dibandingkan dengan kondisi jalan utama di perumahan Legenda Wisata atau Kota Wisata atau Lippo Cikarang yang memang wah… mulussss dengan pulau jalan yang lebar dan trotoar yang juga lebar. Sekedar dibandingkan mutu tambalan jalan Citra Indah dengan Harvest City dan Metland Cileungsi saja menurutku masih kalah. Beberapa kali keliling di dua perumahan tetangga Citra Indah ini, memang ada tambalan jalan tetapi mulus, rata dan tidak ragu untuk menginjak gas.

Aku sendiri kurang tahu, padahal ruas jalan ini adalah ‘halaman depan’ Citra Indah yang akan dilihat pertama kali oleh para calon – calon pembeli dan penghuninya tetapi perbaikannya terlihat ala kadarnya. Apakah karena Citra Indah memang untuk kelas menengah ke bawah? Rasanya tidak. Bertahun – tahun tinggal di Surabaya dan melewati Bukit Palma di Surabaya Barat, yang merupakan perumahan menengah ke bawah Ciputra sebagai satelit Citraland Surabaya, tetapi kualitas jalannya juga jempolan. Tidak kalah dengan Citraland sendiri.

Update :

Jalanan ‘seribu’ pohon antara Kantor Marketing dan pom bensin sudah diaspal halus sebelum Lebaran kemarin. Lampu di sepanjang jalan ini juga diganti lampu jalanan yang layak. Hanya sepertinya, kalo dari pengamatan orang awam, aspalnya masih sedikit bergelombang dan sepertinya tidak bertahan lama. Maklum, truk – truk konstruksi bisa dibilang lewat sini juga karena Citra hanya punya satu pintu ‘resmi’ untuk keluar masuk. Yaa… tinggal tunggu tahun – tahun selanjutnya.

3. Trotoar

Masih terkait dengan jalan dan transportasi. Ada yang aneh kalo aku lihat saat menyusuri jalan di dalam Citra Indah, yakni ketiadaan trotoar atau pedestrian buat pejalan kaki. Trotoar hanya tersedia di sisi jalan dari kantor pemasaran sampai halte bis dan berlanjut sampai ke perempatan Bukit Menteng, Bukit Cempaka, Bukit Bunga dan pool bis feeder. Sedangkan ke jalanan utama arah Cluster Alamanda dan seterusnya sampai ujung cluster – cluster baru yang sedang dibangun, sama sekali tidak ditemui trotoar.

Sehingga sekilas jalanan Citra Indah tidak ramah buat pejalan kaki. Mungkin jika di dalam cluster, ketiadaan trotoar masih bisa dimaklumi karena arus kendaraan yang tidak banyak sehingga pejalan kaki relatif aman dari kecelakaan.

Tetapi lain halnya jika trotoar tidak ditemui di jalanan di luar cluster. Pejalan kaki harus berjalan di jalan,  berebut dengan kendaraan dan sepeda yang semakin ramai dengan bertambahnya penghuni Citra Indah. Hal ini juga kontras jika dibandingkan dengan tagline Citra Indah sebagai Kota Nuansa Alam yang semestinya fasilitas trotoar ini menjadi suatu hal yang wajar ada sehingga warganya bisa benar – benar menikmati nuansa alam Citra Indah.

4. Sarana Pendidikan

Oke… ada puluhan PAUD, ada SD dan SMP baik negeri maupun swasta, baik umum maupun yang berbasis agama. Tetapi aku belum ketemu sekolah yang benar – benar berkualitas, dengan mengesampingkan sekolah berbasis agama non Islam. Untuk SD, ada SD Cikal Harapan tetapi terkenal mahal dengan mutu yang aku sendiri kurang tahu meski yakin fasilitasnya mencukupi. Meski fasilitas mendukung kualitas tetapi untuk pendidikan banyak hal yg perlu diperhatikan seperti kualitas guru, cara ajar guru, keterlibatan orang tua dll. Juga ada SDN Citra Indah yang berlokasi di dalam perumahan tetapi baru beberapa tahun buka sehingga belum tahu bagaimana kualitas lulusannya.

SMP? Setali tiga uang dengan SD. Ada beberapa pilihan sekolah di luar perumahan. Tetapi orang tua, terutama orang tua siswa SD, harus berpikir ulang karena lokasinya yang jauh dari rumah meski berada di dekat Citra Indah seperti SDN Cipeucang 2, SD Fatahillah, dll. Yaa harap maklum karena luas Citra Indah yang kalo nggak salah 1000 hektar lebih sehingga lumayan juga kalo naik motor dari ujung keluar kompleks. Meski ada juga sih pilihan untuk naik antar jemput anak.

SMU? Dengar – dengar Sekolah Citra Berkat (yang mengklaim sekolah umum dengan manajemen Kristiani) dan Cikal Harapan akan membuka SMU mulai tahun ajaran 2015 – 2016. Sehingga juga belum diketahui mutu pendidikannya.

Meski aku tidak yakin, sebagian besar penghuni Citra Indah adalah kaum urban perantau dari berbagai daerah yang mengadu nasib di Jabodetabek. Rata – rata tentu mereka pernah mengenyam pendidikan di daerah asalnya, dan bisa jadi banyak yang bersekolah di sekolah – sekolah favorit di daerah. Sehingga tentu wajar jika mereka berharap anak – anaknya mendapat pendidikan yang lebih baik dari pada orang tuanya. Hal ini yang sering jadi pikiranku apakah entar saat si kecil SMP – SMU, pindah rumah saja misalnya ke daerah yang memiliki sekolah dengan kualitas baik dan biaya pendidikan yang masuk akal.

5. Hiburan dan Belanja

Yup.. ada Waterpark yang menurutku sudah cukup sebagai wisata air. Juga lingkungan yang luas dan sejuk, juga cukup bagi yang ingin refreshing di alam bebas. Juga ada pasar basah yang meski kecil tetapi sudah mencukupi kebutuhan dapur warga Citra Indah.

Tetapi bagi sebagian warga, yang mungkin butuh sesuatu yang lebih, seperti mall atau hypermarket untuk belanja atau sekadar jalan – jalan cuci mata yaa… bersiaplah untuk minimal jalan ke perumahan tetangga di Metland Cileungsi yang menyediakan Giant dan sedang membangun mall. Atau kalo lebih jauh sedikit bisa ke perumahan saudara tua di Citra Gran Cibubur yang menyediakan mall dengan resiko jalanan yang sering macet sehingga harus pintar – pintar memilih waktu berangkat. Atau agak jauhan dikit ke Mall Lippo Cikarang yang meski lebih jauh tetapi relatif lebih cepat daripada ke Cibubur.

Update :

6. Air

Sepertinya ini ironi bagi perumahan yang bertempat di Bogor yang terkenal dengan kota hujannya tapi perlu diperhatikan. Air PDAM menjadi keluhan sendiri terutama bagi cluster – cluster yang terletak di belakang. Aliran air yang kecil dan sering mati  menjadi kendala tersendiri dan mengharuskan penghuni untuk menyiapkan tandon air buat persiapan saat air PDAM mati atau pun listrik mati. Hal ini sangat berbeda dengan cluster di depan seperti Alamanda yang tanpa perlu pompa air pun air PDAM akan mengucur deraasssss. Sebenarnya sudah ada perbaikan PDAM yang terlihat di jalanan tetapi sepertinya belum menyelesaikan masalah. Kadang sama istri sering membayangkan bagaimana nanti para penghuni cluster yang lebih di belakang yang posisinya lebih tinggi seperti Cluster Cattleya dan Rosella ke belakang? Tanpa tambahan (rumah) pompa sepertinya akan sulit bagi cluster – cluster di belakang menikmati air PDAM…. ini pendapat orang awam lho yaa….😀

Satu lagi, ternyata tidak semua lokasi di Citra Indah ramah dengan air tanah. Setidaknya mulai cluster Ravenia, Gardenia, Lavender, Anyelir dan ke belakang berdasar info beberapa tukang adalah daerah – daerah yang susah untuk mendapatkan air tanah. Kata para tukang, hal ini disebabkan tanah yang bersifat lempung sehingga susah untuk menyimpan air tanah. Akhirnya, usaha ngebor tanah untuk mendapatkan air pun menjadi seperti perjudian. Jika beruntung yaaaa dapat…jika tidak yaaa bisa jadi tidak dapat apapun meski sudah ngebor puluhan meter. Serba susah jadinya. Air PDAM alirannya tidak selalu lancar sementara air tanah juga susah didapatkan.


Responses

  1. Mas, butuh waktu brapa lama kalo ke Jakarta di pagi hari? Brangkat jam brapa?

    • Tergantung berangkatnya jam berapa Om. Kalo naik bis Citra Indah pertama jam 04.30 sampai Komdak sekitar pukul 05.30 – 05.45. Feeder kedua 04.45 sampai Komdak sekitar pukul 06.15 – 06.30 dan semakin siang maka semakin lama nyampe Jakarta karena udah macet. Baik di Trans Yogie maupun Tol.

    • Nah ini saya bisa jawab, klo naik mobil pribadi jalan jam 4.30 bisa sampe jakarta jam 6. Tapi jika jam 5.00 sampe jakarta bisa 7.30 cuman beda 30 menit jam tempuh bisa beda 1 jam. Jika naik motor plus minus 2 jam di jam berapa saja, karena bisa selap – selip di jalan. Untuk feeder ya seperti yang di jelaskan diatas😀

      • Yup… pernah bawa mobil karena sorenya mau langsung naik kereta. Berangkat jam 05.00 dari rencana awal jam 04.30 dan ternyata harus olahraga pagi dulu yakni ganti ban hehehe… sampai kantor sekitar pukul 07.00.

  2. Mas Eko ada no kontak ndak ? Mgkn bisa kopi darat kita pas hari minggu😀

  3. Yth …
    Menurut saya,tulisan anda agak pesimis dan bernada negatif ttg Citra Indah. Saya sudah bermukim selama 4 tahun. Daripada hanya mengemukakan kekurangannya (yg blum di update perkembangannya), bukankah ada baiknya melihat sisi positifnya. Contoh saya sejak disini kulit lebih halus,tidak berjerawat separah dulu,tidak lg berketombe dan makin gemuk. Suasana nyaman,meski panas ketika siang (di Jakarta jauuuuhhh lebih panas), namun udaranya bersih. Bagi orang yg punya penyakit,manula,anak2 dan orang yg mudah stress,tempat ini adalah salah satu solusinya. Belum lagi jauhnya kita dari mall malah menurut saya (ketika tinggal di Jkt sgt terganggu dgn adanya mall/restoran/supermarket besar dimana2) menjadi solusi bagi orang2 boros (spt saya). kita jadi lebih irit dan hanya membeli yg benar2 dibutuhkan,bukan hanya yg kelihatan bagus di mata. Ttg sekolah,tempat baru dimanapun jg pasti memiliki sekolah baru krn sesuai kebutuhan. Ketika saya memilih Citra Indah,saya tahu banyak kekurangan,tapi jujur saja,banyak orang yg pas2an uangnya sgt bersyukur bisa membeli rumah dgn harga terjangkau,udara segar,lingkungan masih banyak yg asri,dan terutama dgn developer unggul spt grup Ciputra yg kuat (bahkan punya sekolah sendiri). Maaf ini hanya sebuah opini. Ada baiknya kita bersyukur,tidak hanya mengeluh. Peace

    • Terima kasih untuk sarannya Bu. Untuk tulisan tentang bagian sukanya sudah dibaca Bu? Sebab tulisan saya tentang ini ada bagian duka dan sukanya.
      Sebetulnya tulisan saya juga bukan keluhan, toh saya masih di CI😀. Sama seperti komentar ibu, ini hanya sebagai opini yang yaa… mencoba menilai apa adanya dengan segala subyektifitas saya dan memberi info yang mungkin dibutuhkan calon penghuni CI. Sebab biasanya calon penghuni sulit mendapatkan info sebenarnya tentang perumahan yang akan ditempatinya.
      Bagi saya, bersyukur bukan berarti menerima apa adanya, saya harap dengan tulisan ini, kita sama – sama bisa memperbaiki CI. Memang sih, bisa langsung beri masukan ke manajemen. Tapi jika kita sounding, dibaca byk orang terutama calon penghuni, harapannya managemen akan lebih bisa mendengar.

    • ini bu gendut ngomong apa sih, sudah baca artikel lengkapnya belum ?

    • saya di citra sangat betah karena suasananya,tidak sumpek dan semrawut berbanding di jakarta. wajarlah saya hanya pekerja serabutan yg kebetulan bisa beli rumah karena menjadi TKI beberpa tahun yg lalu.
      jenuhnya 7 tahun tinggal di jakarta asyiknya 4 tahun tinggal di malaysia membuat suasana Citra indah city pengobat kejenuhan itu.
      betul kata penulis tadi… jangan juga hanya melihat suka nya saja. karena kalau kita tidak kritis tentu pengembang tak akan merubah apapun.
      keluhan utama penghuni adalah trotoar,air yg suka mati,dan taman taman bermain anak. tak perlu lah menyamai malaysia karena itu terlalu jauh sekali tetapi setidaknya…anak2 bisa joging di trotoar,dan si kecil bisa main di taman anak2. selain jalan yg memang bergelombang,itu hanya kontraktornya saja yg gak bener.
      kalau transportasi tentu satu hal yg memang semua wilayah di indonesia terutama jakarta mengalami kemacetan dan kesemrawutan.
      untuk merubah itu saya pesimis bisa berubah dalam waktu dekat.
      itu perlu pemimpin yg sangat tegas setegas2nya dan di dukung oleh rakyat sepenuhnya. jangan harap lah itu berubah klo kita sendiri masih saling sikut2an walau cuma beda pilihan partai.
      apa kita harus puas dengan citra indah sekarang…?
      tentu jangan puas dulu….
      memang dengan harga rumah yg cukup murah meminta fasilitas lebih kelihatan tak tau diri tetapi… sudah selayaknya penghuni citra indah meminta tanpa memandang kastanya.
      trotoar,taman bermain anak,dan jalan yg layak itu satu hal yg wajar dan sangat wajar.
      jadi… ribuan hektar citra indah dengan segala kemegahannya akan tiada berarti tanpa calon pembeli dan penghuni….

  4. Pak Eko, tau ga klo dari CItra Indah ke Lippo Cikarang bisa ditempuh dengan berapa lama ya pak? trus kondisi jalannya bagaimana?

    Saya berniat membeli rumah disana, sedangkan saya bekerja di kawasab ejip

    Terimakasih

    • Saya ke Lippo dan Cikarang bawa mobil. Saat jam pulang kerja, misalnya Sabtu sore, sering tertahan macet di sekitar Pasar Serang. Waktu tempuh menjadi 1.5 – 2 jam. Saat pagi, Sabtu atau Minggu, jika sudah agak siang juga sering terkena macet di tempat yang sama. Waktu tempuhnya juga tidak jauh beda.
      Kalo naik motor, harusnya tidak ada masalah. Apalagi kalo sudah tahu jalan – jalan tikusnya. Dan setahu saya, ada banyak juga warga Citra Indah yang kerja di sekitar Cikarang.

  5. Trus bgmna skrg stelah 2015…..apa yg dikeluhkan diatas sudah ada perbaikan?

    • Udah ane update sis. Yang kelihatan yaaa halaman mukanya. Ada pembangunan jalan dan gerbang baru.

  6. Selamat siang pak eko.
    Saya juga berminat ingin mengambil di cluster jasmine.
    Yang masih jadi pertanyaan kondisi air di sana masih susah kah pdamnya? dan apakah ada yg berhasil mengebor dan menggunakan air tanah mas, terima kasih sebelumnya.

    • Kalo PDAM, beberapa minggu terakhir memang bermasalah. Tapi sepertinya masalahnya jaringan di luar CI, seperti pipa bocor di luar CI dll. Sedang untuk air tanah, beberapa lokasi memang susah air tanah. Tergantung jenis tanahnya. Saya kurang tahu di Jasmine, seperti apa kondisi air tanahnya.

  7. Mohon penerangannya pak :
    Saya ada rencana ambil rumah yg di cluster magnolia..tapi msh indent.
    Kata marketingnya sih estimasi 20 bulan, tpi menurut pengalaman sebelumnya gimana? apa benar 20 bulan?

    Terima kasih sebelumnya

    • Nggak selama itu kok Mbak…
      CI biasanya cepat pengerjaannya. Saya waktu awal juga dikasih tahu untuk nunggu 15 bulan. Tapi 9 bulan kemudian sudah serah terima. Saya lihat, Magnolia sudah mulai banyak rumah yang jadi. Bisanya tinggal infrastrukturnya, seperti PAM dan listrik, yang nyusul agak lama dikit.

  8. Pak tolong Tanya .

    apakah sd sekarang december 2015 ,
    masalah air pdam masih suka mati dan kecil keluarnya ,
    dicluster Rosella dan catleya ?

    Di cluster mana yg air pdam nya deras besar keluarnya ?

    • Saat di Alamanda, airnya deras keluar pak. Tapi di Lavender sekarang juga sudah deras. Tidak perlu pompa untuk naikkan ke tandon.

    • Saya di cluster vignolia alhamdulillah deras pak air PDAMnya

  9. Pak . selain problem air ,
    gaimana dg listrik , apakah sampai December 2015 , sering mati ?
    Berapa sering dalam sebulan ?

  10. terimakasih pak eko atas infonya yg lengkap, seimbang dan objektif mengenai kondisi perum ci yg sesungguhnya. info dr bapak sangat bermanfaat dan sangat membantu saya dlm menimbang dan memutuskan utk membeli-tidaknya rumah di sana. saat ini saya memang punya keinginan atau pemikiran utk membeli rumah di ci. namun dng info yg bapak sampaikan, saya jadi pikir2 lagi… sekali lagi terimakasih ya pak atas infonya yg terbuka dan apa adanya. benar-benar dibutuhkan oleh calon pembeli/penghuni spt saya. agar tidak spt beli kucing dlm karung. seandainya di setiap perumahan ada orang spt bapak yg bisa memberikan info objektif mengenai kondisi perum yg bersangkutan, para calon pembeli rumah akan terbantu sekali…. keep up the good work, sukses selalu, dan ditunggu posting selanjutnya.

    • Sama – sama pak. Yaa… rasanya ga ada perumahan yang sempurna. Mungkin kita ketemu yang fasilitas mewah, akses dekat, tetapi kehidupan bertetangga-nya kurang akrab, dll. Tinggal kita yang menyesuaikan dengan kondisi yang ada.

  11. Please help. Saya lg mau liat2 rumah.. tpnpas masuk gerbang, trus ada bunderan kuda, kl g salah jl bukit menteng ada ruko. Ada yg jual mie ayam, jus, chicken katsu teriyaki. Sampingnya ada minimarket juga.. Bolt saya ketinggalan 😭
    Tau ga itu nama restonya apa ? Saya mau tlp kl ada ambil deh..
    Makasiih yaa

  12. Pd bulan oktober 2015 Saya beli rumah over kredit di Gardenia di luar cluster.
    Luuuuuaaar biasa saya sangat menikmati lingkungan CI khususnya di sekitar cluster saya Gardenia, Lavender. Udaranya bersih dan jauh dari kebisingan…saya dan keluarga sangat menyukai suasananya, apa lg saya memiliki alergi debu asma….di CI sangat cocok solusi tempat tinggal yg nyaman….
    Sebelum sy mengambil keputusan beli di CI, sy sudah survei di Metland & Harvest. Ttp di CI lebih nyaman…..
    Tapi masalah yg ada yaitu mengenai sampah masih ada beberapa diluar cluster lama buang sampah di teras rumah menumpuk ada yg di bakar dan ada yg berserakan….ini sangat menganggu pemandangan…
    Trus ada yg bayar uang IPL tapi petugas sampahnya….saya sebut agak malas….krn mrk gak mau ngambil sampah di dlm kotak sampah yg sdh di sediakan perumahan….sampai numpuk….???
    Ternyata mrk petugas sampah cuma ngambil yg di letakan di trotoar depan rumah….??? Malah kesannya jorok…

  13. All, aku udah capek tinggal di CI, sudah 9 tahun gak ada perkembangan berarti untuk jalan ke sananya. Apalagi dari Cileungsi ke CInya hadeehhh. Terimakasih deh. mungkin suatu saat 10 tahun lgi kalau gak ada perkembangan jalan yang signifikan akan ku jual itu rumah.

    • bener pak… jalan poros nya sempit… namanya aja jalan altrrnatif .. kita rebutan sm truk truk besar. kawasan ini cuma bs maju kalau ada jalan tol yg lgsg exit di sini atau gerbang tol utk masuk

  14. hallo pak, salam kenal
    saya berniat untuk beli rumah di CI, cuma masih pikir2 karena kendala transportasi dari jakarta (daerah Kelapa Gading) ke CI.
    apa transportasinya sesuai informasi ada selama 24 jam?

    • Untuk Kelapa Gading ada bis feeder dari CI ke Mall Artha Gading. Tapi terus terang ane belum pernah naik kesana Bu hehehe. Untuk Jadwalnya, silahkan digoogling.
      24 Jam…??? Yaa kalo patokannya selalu ada angkot dari Cileungsi ke CI maka benar 24 jam. Just info, tetangga saya, ibu2 muda kuliah tiap Sabtu – Minggu ke Mercubuana Jakbar. Dan rata2 pulang sampai CI di atas jam 11 malam dengan gonta – ganti naik angkutan umum.

  15. Mas katanya di citra indah tidak aman ya? banyak rampok rumah & klo malam tidak aman banyak pengendara di begal? jadi takut nih soal nya ada rencana tinggal di citra bukit chrysant.

    • Insya Allah aman pak. Kalo rampok, kebanyakan hanya rampok kecil2an saja. Yang penting lingkungan cluster kita kompak saja.

  16. Kantor saya di kuningan jkt..ada ga sih omprengan yang ke arah sana??dan itu cara pesannya bagaimana?? Tempat omprengannya dmn??

    Makasih..

    • Maaf untuk late respons. Dari CI kan ada bis ke Kuningan, ke Ciputra World mbak. Kalo omprengan, saya kurang begitu tahu. Cuma pernah dengar katanya dari cluster Bougenville ada angkutan sejenis ELF yang digunakan sebagai omprengan ke Kuningan.

  17. cuma satu aja masalah di citra. .. jalan ke arah cileungsi dan/atau ke arah cikarang macettt… rebutan sama truk besar. cuma berharap ada jalan tol yg lgsg exit ke kawasa. ini.

  18. Salam,

    Saya ktemu artikel ini pas cari2 info ttg CI. Kmrn di pameran ditawarkan rumah murah di cluster matoa atau damar, rumah ready +/- 12-20bln.

    Mau tanya pendapat Anda mengenai cluster tersebut dan posisi nya dimana? Lalu mengenai komplain yg sering saya baca masalah air dan begal, apa sdh ada perkembangannya per Agustus 2016 ini? Lalu seinget saya dulu khan akses masuk nya jauh dan gelap kalo malan hari, bagaimana dg skrg?

    Menurut Anda apa aman jika tinggal sendirian di cluster tersebut?

    Butuh masukan dari warga CI nih sebelum deal hehehe.

    Thx sebelumnya

    • Bukit Matoa atau Damar yaa? Ehm.. kalo nggak salah ini terletak di belakang. Lokasinya berbukit. Kalo dari sisi view, memang bagus karena lebih tinggi dari cluster lain. Tapi konsekuensinya biasanya jalan clusternya juga naik turun sehingga kurang cocok bagi anak2 yang suka main sepeda. Kemudian juga dekat sutet 2×500 kV yang merupakan jalan tol listrik Jawa Bali.
      Tentang begal, semenjak CI membuat pos – pos portable utamanya menghubungkan cluster depan dan belakang, setelah itu relatif lebih aman. Tinggal sendirian? Mending tunggu agak rame dulu baru ditempati. Bukan hanya soal keamanan, bagaimananapun kalo sendirian itu juga ga enak.
      Tentang air, kurang tahu untuk Matoa yang lagi dibangun. Tetapi CI menanam satu tandon besar air PAM sebelum dipompa untuk supply ke cluster2 di belakang yang lokasinya lebih tinggi.

  19. Kecewa dengan pelayanan fedeer nya dimana saya sebagai peng huni yang bekerja di area Jakarta Selatan.tidak bisa menimati fasilitas fedeer. Setiap mau naik fari cibubur di larang. Krn tidal boleh oleh preman 121 kata nya. Pihak Ciputra harus nya bisa cari solusi. Infokan bisa naik dari rest area mungkin. Spt bus Citra gran

  20. Pak,

    saya rencana mau beli rumah di bukit dahlia, air tanah di cluster itu susah ga ya Pak?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: