Oleh: ekoyw | Maret 6, 2015

Hati – Hati Dengan Fake Flash Drive alias USB Flash Disk Palsu

Well… semua berawal dari obrolan grup telegram teman – teman kuliah nan seru tur saru dari teman – teman kuliah yang tiga tahun lagi merayakan 20 tahun kebersamaan… tuwek e rek… hehehehe. Grup chatting yang satu ini memang patut diacungi jempol. Banyak diskusi positif meski masih lebih banyak lagi diskusi gak mutu sehingga salah satu member harus angkat kaki dari grup karena menganggap grup ini bener – bener ga mutu…. hehehe. Meski aku sendiri juga tetap bersyukur, karena ternyata teman – teman kuliahku masih wajar….masih wajar gendengnya wkwkwkwk…

Hingga suatu saat kami diskusi belanja online ke situs – situs luar negeri, dan salah satunya ke aliexpress.com yang berasal dari negeri China. Diskusi pun merambah ke betapa murahnya barang – barang di China bisa dibeli di situs ini. Dan melayani pembelian lewat rekening bank Indonesia pula. Ga perlu repot – repot pakai kartu kredit atau repot – repot bikin account paypal. Salah satu yang paling heboh kami bicarakan adalah kapasitas USB Flash Drive yang dijual yang bisa 1 TB dengan harga murah. Bayangin bro… cukup bawa 1 flash drive, dan semua file kita akan kita bawa kemana – mana.

Dan akhirnya, akupun searching ke aliexpress dan tertarik dengan sebuah flash drive OTG dengan kapasitas 64 GB dengan harga US$ 7.4 atau sekitar Rp 90 rban. Jadi bentuknya, seperti USB biasa tetapi punya dua port koneksi. Yakni port koneksi USB 2.0 untuk koneksi misalnya ke PC dan port koneksi mini USB untuk koneksi langsung misalnya ke HP tanpa perlu membawa kabel OTG lagi.

Oke, sebagai percobaan, boleh dicoba untuk dibeli. Kalo barang jelek atau ga sampai, itung – itung cuma rugi 90 rban jika barang ga sampai. Murah siih… tapi luaamaaaaaa nyampenya. Terhitung awal Januari 2015 barang tersebut dikirim dan butuh waktu 5 minggu untuk sampai rumah. Hampir tiap minggu cek posisi pengiriman sampai mana. Tetapi yang termonitor hanya pergerakan barang ketika masih di China, ketika barang dikirim ke Indonesia benar – benar tidak bisa dimonitor meski menggunakan webnya Pos Indonesia.

Akhirnya sekitar minggu kedua Februari, barang tersebut datang. Seneng dong, bisa bawa file – file kesayangan kemana – mana dalam jumlah banyak hehehe. Oke, pertama langsung colok ke PC, dan terconfirm kapasitas adalah 64 GB dengan system terformat exFAT. Sempat mengeryitkan dahi juga, exFAT itu apa? Extended FAT? dan akhirnya mulai browsing tentang exFAT.

OK, langsung test buat copy file. Beberapa file ukurang besar aku copykan, misalnya file – file film. Semua masih happy – happy saja. Hingga suatu saat aku eject flash disk tersebut dan colokan lagi. Dan.. eng.. ing eng… tiba – tiba salah satu folder yang berisi file film terlihat kosong padahal jelas – jelas aku copykan file kesana. Coba ulangi lagi, dan kosong lagi.

Pikiranku awal tidak mengarah ke Flash Disk Palsu, awalnya aku kira paling masalah bad sector atau sejenisnya yang bisa beres dengan format ulang. Oke, akhirnya aku format ulang dengan ganti file system menjadi NTFS dan percobaan write/read file pun diulang. Dan masih terulang… semua file di folder – folder tertentu hilang.

Percobaan selanjutnya, calon tersangka segera ditetapkan sebelum dia sempat mengajukan pra peradilan hehehe… kayanya butuh Low Level Format.  Aplikasi HDD Low Level Format Tool versi 4.40 pun dijadikan alat bukti buat menguji tersangka. Dan… karena tertulis 64 GB, butuh waktu berjam – jam untuk melakukan format ini. Selesai… tetapi tidak pesan error sama sekali yang menunjukkan error sector atau sejenisnya. System file pun aku coba berubah – ubah dari exFAT, NTFS dan ke FAT32. Percobaan write/read pun dilakukan. Saat copy file, semua berjalan lancar… saat flash disk dikeluarkan dan dimasukkan lagi, file – file pun masih nongol di dalamnya. Sedikit senyum kecil… hehehehe… Tetapi ternyata, saat file dibuka, misalnya nyetel film sama sekali tidak bisa diputar. Senyum kecil pun berubah menjadi senyum kecut hiks…

Googling lagi.. dan ketemu kata – kata fake flash drive dan rata – rata didapat dari flash drive yang dijual online di China…. gleggg. Ide flash drive palsu ini adalah dengan merubah settingan controller (mungkin semacam IC) sehingga seolah – olah dia adalah controller untuk flash drive kapasitas besar, padahal kenyataannya kapasitas fisiknya standar – standar saja seperti kebanyakan di pasar. Bener ga nih pengertianku? Pokoknya begitulah… hehehehe. Dan parahnya, PC kita membaca controller itu sebagai flash drive kapasitas besar juga.

Googling lagi… dan ketemu tiga poin utama di flash drive, yakni VID, PID dan controller. Binatang apa tuh ketiganya? Baca saja di sini yaa.. Kalo bisa terjemahin sekalian terus di-share ilmunya😀

Aku pun penasaran, berapa sih kapasitas sesungguhnya dari flash driveku yg tertulis 64 GB ini??? Pertama aku download usbflashinfo. Dimana? Yaa googling dunk😀. Dan dapat data seperti berikut:

Data Flashdrive sebelumnya

Terlihat VID 0011 dan PID 7788 juga controller merk Alcor dan kapasitas sebesar 67 GB. Selanjutnya adalah mencari software untuk mem-flash ulang flash drive ini yang sesuai dengan VID dan PID serta controller tersebut.

Berbagai pencarian mengarah ke situs berbahasa Rusia http://www.usbdev.ru dan flashboot.ru. Domain ‘ru’ ini sudah menunjukkan berasal dari Rusia dan tentu harus siap dengan huruf acryllic-nya. Masalahnya, google translate butuh waktu lumayan lama untuk menerjemahkan bahasa Rusia itu ke tulisan yang lebih manusiawi😀.

Pertama aku cari berdasar VID, PID-nya dan controller Alcor AU6989SN-GT/AU6998SN software yang kucari adalah Alcor seperti ALCOR MP_v14.01.24.00 dan ALCOR_MP_v14.09.12.00. Hasilnya…flash driveku sama sekali tidak dikenali oleh kedua aplikasi tersebut.

Kedua, aku coba cari berdasarkan memory chip-nya yakni Hynix H27UCG8T2ETR dan tetap mencari sesuai controller Alcor AU6989SN-GT/AU6998SN yg akhirnya mengarahkan ke software AlcorMP(140912.MD) yang katanya lebih mudah digunakan untuk orang umum.

Oke… langsung dijalankan dan flashdriveku bisa dikenali. Tanpa basa – basi, karena sudah males baca – baca lagi hehehehe, langsung klik Start (S) mulai lagi low level format dst….. dan eng ing eng, berhasil.

Dan hasilnya seperti berikut setelah dicek sama usbflashinfo :

Data Flashdrive Setelah

Controller dan chip memory tidak berubah.. ya iya lah… kan itu hardware. Tetapi VID dan PID berubah. Dan….. kapasitas flashdrive pun berubah menjadi hanya 8 GB alias 1/8 dari kapasitas awal yang dipromosikan. Hiksss….

Test lagi write and read data. Dan semuanya lancar jaya….

Jadi intinya, tertipu…. hikssssss

Pesan moralnya, jangan mudah terpukau sama barang – barang yang dijual murah apalagi yang dibeli online dari China. Susah untuk ceknya bro !!!

Semoga berguna bagi semua…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: