Oleh: ekoyw | September 9, 2015

Citra Indah – LRT dan Tol JORR E2

Pendahuluan..

Sekitar 3 minggu yang lalu, saat main ke kantor marketing Citra Indah, terlihat maket yang benar – benar aduhai membentang di tengah ruangan lantai bawah. Terlihat maket keseluruhan dari Citra Indah. Sambil membayangkan, Citra Indah akan benar – benar menjadi kota jika semua yang ada di maket tersebut telah terealisir.

Saat asyik foto sana – sini maket itu sambil ga lupa tunjuk sana – sini, aku ngobrol dengan mas – mas  yang sepertinya calon penghuni baru Citra Indah. Pertanyaan lokasi tol pun keluar dari mas tersebut. Yaa ane jawab spontan kalo dari hasil browsing selama ini, aku belum ketemu peta tol yang benar – benar melintas persis di samping Citra Indah. Maksudku peta yang bersumber pada peta resmi pemerintah lho yaa… Bukan peta abal – abal misalnya dari banyak pengembang yang dengan sesukanya menarik lokasi peta kesana kemari agar dekat dengan lokasi yang mereka bangun.

Soal isu tol di belakang Citra Indah sih setahuku itu adalah rencana Jalan Poros Tengah Timur yang entah bagaimana progressnya sekarang karena sang bupati sebelumnya sudah ‘diangkut’ KPK. Daaannn… sepertinya juga tidak disamping Citra Indah. Tapi jauuuhhhh ke belakang dan memotong jalan Jonggol – Cianjur di antara Cariu – Tanjungsari.

Minggu ini….

Minggu ini setidaknya ada 2 berita bahagia terkait transportasi bagi warga di sekitaran Trans Yogie Cibubur yang otomatis berdampak juga pada warga Citra Indah yang sering komuter ke Jakarta.

Berita pertama adalah :

Groundbreaking LRT Cibubur – Cawang – Dukuh Atas yang beritanya ada di sini

Dan yang kedua adalah :

Groundbreaking Tol Cimanggis – Cileungsi – Cibitung yang beritanya ada di sini

Sepertinya angka 9 dipilih buat kedua groundbreaking ini hehehee…

Groundbreaking?? Yuuupp… baru mecahin tanah alias groundbreaking hehehe…tapi setidaknya sudah ada harapan dan kejelasan proyek ini akan berjalan. Nah apa hubungannya dengan Citra Indah?

Kita bahas dulu yang pertama tentang LRT atau Light Rapid Transport.

Pertanyaan pertama yang terlintas adalah lewat manakah LRT ini? Nah… untuk LRT ini sumbernya tidak main – main. Ane dapatkan sumbernya dari sini http://sipuu.setkab.go.id/index.php setelah sebelumnya ane filter berdasarkan peraturan presiden. Scroll terus kebawah dan ketemu Perpres No 98 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Kereta Api Ringan (light Rail Transit) Terintegrasi Di Wilayah Jakarta, Bogor, Depok Dan Bekasi. Silahkan baca Perpres-nya (kalo sempat dan minat). Kalo ane lebih tertarik pada file lampirannya  di http://sipuu.setkab.go.id/PUUdoc/174605/Perpres0982015%20Lamp.pdf yang terdapat peta LRT dan ada nama Pak Presiden kita. Berikut hasil capture peta tersebut.

Peta Rute Light Rapid Transport

Peta Rute Light Rapit Transport

Nampak jelas LRT akan membentang dari Bogor dan menyusuri Tol Jagorawi. Terlihat juga Stasiun Cibubur yang kalo melihat lokasinya sepertinya terletak di sekitar Jambore alias Buperta Cibubur yang kemudian menuju stasiun Ciracas, Kampung Rambutan dan Cawang sebelum berbelok ke arah Pancoran – Kuningan dan Dukuh Atas.

Jika benar LRT ini akan bertarif Rp. 10.000 dan selesai sebelum Asian Games 2018 maka bayanganku jalan Trans Yogie antara Cibubur – Cileungsi bisa jadi sedikit longgar karena banyak yang pakai mobil pribadi pindah ke LRT atau bisa jadi juga semakin parah macetnya karena orang yang tadinya malas naik angkutan umum sekarang ‘cukup’ bawa kendaraan pribadi dan parkir di sekitar Buperta Cibubur untuk kemudian pindah ke LRT.

Bagi warga Citra Indah, hal ini menjadi berita baik… minimal sekarang tinggal mikirin macetnya Trans Yogie saja dan melupakan macet di sisi Jakarta hehehe. Bisa jadi semakin bertambah warga yang akan naik motor ke Buperta Cibubur yang hanya berjarak sekitar 23 – 25 km dari Citra Indah untuk kemudian ganti naik LRT. Jaraknya cukup dekat… dalam kondisi normal, tidak ngebut, jarak tersebut bisa ditempuh kurang dari 1 jam. Hanya tetap perlu hati – hati ruas Cileungsi – Citra Indah yang sempit, bergelombang dan bersaing dengan truk – truk besar. Tapi setidaknya, dengan LRT waktu tempuh Citra Indah – Jakarta bisa lebih mudah ditentukan. Perkiraanku yaaa butuh sekitar 2 jam lah dari Citra Indah sampai kantor di Jakarta Pusat.

Dari sisi tarif, jika benar Rp. 10.000 dan sudah terintegrasi MRT di sepanjang Sudirman – Thamrin dan jalur Busway maka berarti pp cukup Rp. 20.000. Tapi diluar parkir motor, bensin, ongkos nongkrong, rokok dll yaa… hehehehe.

Yang kedua adalah Tol JORR E2 Cimanggis – Cileungsi – Cibitung.

Sepertinya ruas tol ini yang sering ditarik kesana kemari diberbagai situs sehingga ‘seolah – olah’ dekat dengan Citra Indah. Sebetulnya dimana sih lokasi dan rute yang dilewatinya??? Awalnya aku kira tol ini akan membentang di belakang Raffless Hills, terus di belakang Citra Gran, menyeberang Sungai Cikeas dan lewat di belakang rumah SBY di Cikeas terus ke timur ke arah Cileungsi untuk kemudian berbelok dan memotong Trans Yogie di sekitar Metland – Harvest dan Taman Buah Mekarsari. Benarkah ???

Oke… sumbernya dari sini http://bpjt.pu.go.id/gis/. Gak main – main kan sumbernya??? Berasal dari Badan Pengelola Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum selaku regulator jalan tol di negeri ini. Silahkan diklik icon layer di pojok kanan atas peta yang tampil, dan pilih peta Google Maps yang lebih familiar dengan kita.

Nah kalo dijadiin file gambar, menjadi seperti berikut :

Citra IndahTol JORR E2 Cimanggis – Cileungsi – Cibitung

Terlihat di peta tersebut tol itu memotong Trans Yogie bahkan sebelum Cileungsi untuk kemudian memotong Jalan Raya Narogong. Citra Indah pun terlihat agak di pojok kanan bawah peta. Nah… silahkan diperkirakan jaraknya dari Citra Indah. Oke… kita zoom lagi gambarnya.

JORR2Crossing Tol Cimanggis – Cibitung dengan Trans Yogie dan Narogong

Dari peta di atas, tol benar akan lewat di belakang Raffless Hills kemudian bergerak ke Timur Laut setelah melintasi Jl Leuwinanggung ke arah Citra Gran. Dan…. sepertinya akan memotong Jl Raya Trans Yogie di sekitar depan Citra Gran, antara Mall Ciputra dan Mitra 10 untuk kemudian menyeberang Sungai Cikeas lokasinya sudah berada di utara Trans Yogie. Tol kemudian terus ke arah Kota Wisata menyusuri pipa gas di belakang kompleks Bukaka untuk kemudian berlanjut memotong Jl Raya Narogong dan lanjut ke arah Setu dan Cibitung.

Sempat terpikir juga rute itu karena melewati beberapa perumahan elit. Dan biasanya nih… penyakit perumahan elit dan mall –  mall yang bersebelahan dengan tol maka perumahan atau mall tersebut akan membuat jalan akses tol tersendiri. Menguntungkan? Tidak selalu. Jika gerbang tol menjadi terlalu banyak dan berdekatan maka yaaa tol tetap akan penuh.

Sepertinya, kemacetan di sekitar Cileungsi akan semakin ruwet karena dekat dengan tol maka truk – truk besar dan container akan lebih mudah keluar masuk Cileungsi menghubungkan pabrik – pabrik di sekitar Cileungsi – Kelapa Nunggal – Citeureup dengan kawasan industri lain di Cibitung, Cikarang bahkan dari Tanjung Priok.

Imbas ke Citra Indah? Jadiiii…. yaaa lebih dekatlah Citra Indah ke tol meski tidak persis di sampingnya. Minimal jarak ke akses tol terdekat menjadi sekitar 12 km jika di sekitar Narogong atau 18 km jika ke Citra Gran. Mungkin secara jarak akan terpotong. Tetapi untuk waktu tempuh, sebaiknya tidak terlalu banyak berharap sebelum jalanan di sekitar Cileungsi ditata ulang kembali.

Penutup…

Dampaknya ke warga Citra Indah? Positive thinking saja. Adanya LRT minimal bisa mempersingkat waktu tempuh ke Jakarta. Yaaa minimal bisa Sholat Shubuh berjamaah dulu lah di rumah sebelum berangkat . Tinggal kita siasati jalur Citra Indah – Buperta Cibubur. Usulan pengadaan angkutan shuttle mungkin perlu tetapi kayanya bakal diprotes oleh angkutan umum yang sudah ada. Naik kendaraan pribadi? motor? Keep riding safely broo…

Dan meski tidak terlalu dekat dengan Citra Indah, di ambil manfaatnya saja bahwa Citra Indah tidak akan terlalu terkena imbas semrawutnya lalu lintas yang biasanya mudah ditemui di lokasi dekat pintu tol yang terletak di pinggiran kota. Secara pribadi ane tidak terlalu berharap ke tol untuk sehari – hari karena lebih memilih angkutan umum. Karena tol biasanya hanya merangsang pertumbuhan jumlah mobil yang ujung – ujungnya tetap macet juga…


Responses

  1. Nice one bro! Keep update!

  2. Info yang sangat bermanfaat mas bro… thanks berat…

  3. Lahh Pemerintah Bikin Jalan Tol Kok Setengah Hati, Masa Jalan Alternatif Cibubur di Lewati Sampai 2x???

  4. salam kenal dari pemilik rumah di citra indah tapi gak bisa ditinggali saking jauhnya jadi masih numpang ortu😆

    https://extraordinaryperson.wordpress.com/

  5. Pemerintah bikin tol ya kok aneh. Jalur cibubur hingga cileungsi itu kan jalur neraka, lah kok bikin tol tanggung amat cuma sa’emprit tok nongol di area cibubur trus bablas ke narogong. Jd fungsi tol cimanggis cibitung itu buat apa? Harusnya kan agak masuk kedalam hingga ke cileungsi di mekarsari kek, atau ke citra indah sekalian baru naik keatas. Betul kata diatas, bikin tol kok setengah hati.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: