Oleh: ekoyw | Februari 12, 2016

‘Jalan Tikus’ Keluar Citra Indah

Tulisan ini sudah sebulan lebih mandeg, tidak berlanjut karena berbagai kesibukan. Pagi ini, mumpung kerjaan agak longgar, ane coba lanjutkan… (sambil tolah – toleh lihat meja – meja sebelah yang kosong hehehe)

Tahun pertama tinggal di Citra Indah, aku belum pernah melihat bus Marita, Kampung Rambutan – Cianjur melintas di depan Citra Indah. Tapi sejak akhir 2014, bis 3/4 berwarna putih dan ber-AC ini mulai rajin menyambangi jalanan Trans Yogie depan Citra Indah, apalagi pada saat weekend. Bis ini pun tidak sendirian, ada bis Doa Ibu dan Kurnia Bhakti dengan jurusan lebih jauh lagi ke Tasikmalaya, Banjar atau Garut yang kemudian juga mulai sering melewati jalanan ini saat weekend. Biasanya, ini jadi pertanda…. nun jauh di selatan sana, di jalur Puncak sedang terjadi kemacetan parah dan bis – bis ini memilih lewat Jonggol dan Cileungsi yang lebih lancar meski kondisi jalannya jauh berbeda dengan jalur Puncak.

Tapiii…. arus mudik akhir tahun 2015 lalu, libur Maulid Nabi yang pas satu hari sebelum Natal dan disambung Tahun Baru 2016 satu minggu kemudian, benar – benar menjadi puncak macetnya jalanan Trans Yogie. Hampir semua berwarna merah hati mulai keluar tol Cibubur sampai pertigaan Cibucil di Jonggol, sebuah pertigaan yang jika lurus ke timur maka akan ke Jonggol, Cianjur bahkan ke Bandung dan jika ke utara maka akan ke Cikarang dan bertemu dengan Tol Cikampek . Kendaraan berjajar 2 ke arah timur, alias ke arah Jonggol. Marita, Doa Ibu dan Kurnia Bhakti bukan menjadi pemain utama. Bahkan bis Budiman ke Tasik, Garut, Banjar yang biasanya lewat Cipularang, bahkan beberapa bis Pahala Kencana yang lazim lewat tol Cikampek, pun ikut meramaikan arus mudik akhir tahun ini. Penyebabnya dua….. Puncak yang benar – benar macet parah, ditambah tol Cikampek yang juga macet parah.

Secara umum, jalur utama ke Citra Indah melalui Jalur Trans Yogie sebagai berikut:

Jalur normal

Sebetulnya ada nggak sih jalan – jalan tikus ke Citra Indah? Utamanya dari Cileungsi? Berikut beberapa alternatifnya.

Alternatif 1 : Jl Rawailat Belakang Mekarsari

Alt 1

Jika dari Cileungsi, jalur ini dimulai dengan masuk ke perumahan Permata Cibubur yang pas terletak di samping Terminal Cileungsi. Bisa juga lewat Narogong Cileungsi – Klapa Nunggal kemudian masuk ke Rawailat. Meski hanya dua lajur, jalur ini lumayan bagus. Sebagian besar sudah dibeton. Hanya ada beberapa ratus meter yang rusak parah dan perlu hati – hati bagi yang bawa mobil seperti sedan. Selain itu relatif sudah mulus. Lurus terus maka anda akan keluar di perumahan Grand Nusa Indah. Jarang kendaraan besar masuk di sini. Paling banter hanya truk – truk engkel. Jalur ini juga sudah diketahui banyak orang.

Alternatif 2 : Jalan Rawailat tembus Cieuncai – Cipeucang

Alt 2

Jalur ini baru aku lalui pas Libur Maulid yang kebetulan waktunya sehari sebelum Natal. Lewat jalur ini karena anak sedang sakit dan maunya dibawa ke RS, tidak mau ke dokter umum. Akhirnya, RS Hermina pun jadi tujuan. Melihat padatnya jalur yang ke arah Jonggol, maka aku pun harus berpikir ulang jika kembali ke Citra melalui jalur Trans Yogie ini.

Maka dari bantuan Mbah Google, ketemulah jalur ini. Jalur ini sama dengan lewat Rawailat. Hanya setelah mendekati Gandoang, kita akan ketemu pertigaan yang di sisi kanan/selatan jalan ada Indomaret/Alfamart. Dari sana kita belok kanan, melalui bagian belakang Grand Nusa Indah, melalaui beberapa perumahan kecil dan akhirnya tembus jalan Cipeucang – Klapa Nunggal. Dari Gandoang ke Jl Klapa Nunggal ini, jalanan cukup kecil tapi mulus. Sepertinya jalan desa tapi sudah diaspal mulus sehingga kita harus tahu diri untuk tidak ngebut di jalanan ini. Nikmati saja pemandangan pedesaan, pekarangan rumah dan petak – petak sawah selama melalui jalur ini. Setelah sampai Jl Klapa Nunggal, tinggal belok kiri dan kita kembali ketemu jalan yang lebih lebar. Meski tidak semulus Trans Yogie (kalo Trans Yogie boleh dibilang mulus hehehehe) tapi masih bisa ditolerir. Lurus saja ikuti jalan ini sampai pertigaan Cipeucang. Dari sana, tinggal belok kanan dan sekitar 1 km lagi sudah sampai di gerbang Citra Indah.

Alternatif 3 : Kota Wisata – Metland Trans Yogie – Mandor Seno – Harvest City

Alt 4

Oke, sekarang jalur di sisi utara Trans Yogie. Jalur ini biasa aku ambil jika terlihat kemacetan parah di sekitar Jembatan Sungai Cileungsi setelah Kota Wisata ke arah Cileungsi. Kemacetan di sini biasanya karena putaran balik di depan Bukaka. Aku biasa masuk ke Kota Wisata dan keluar ke arah Narogong. Dari sana, belok kanan ke arah Cileungsi.Sebelum sampai Cileungsi, kita akan ketemu pertigaan yang jika mengikuti jalan besar akan belok kanan ke arah Cileungsi dan belok kiri ke arah Setu.

Kita ambil ke arah Setu. Tidak jauh, paling hanya sekitar 100 meter kita akan ketemu tulisan Metland Trans Yogie. Nah kita belok kanan, ikuti jalan tersebut hingga ketemu bundaran dekat Mall Metland Cileungsi yang saat ini sedang dibangun. Belok kiri, ikuti terus hingga mentok dan ketemu pertigaan lagi. Belok kiri sekali lagi dan kita keluar Metland. Dari sana kita belok kanan dan masuk Jalan Mandor Sena. Di sini merupakan jalanan kampung. Lumayan  berbatu dan biasanya juga menjadi alternatif angkot 64 saat Trans Yogie macet parah. Ikuti jalan tersebut hingga kita ketemu perumahan Harvest City. Tetap jalan lurus terus, tidak masuk perumahan, dan kembali masuk jalanan kampung yang sudah beraspal dan kondisinya lebih baik dari sebelumnya. Ketika bertemu pertigaan, tinggal belok kanan dan kita kembali ke Trans Yogie persisi sebelum Water Kingdom. Jalur ini lumayan efektif untuk menghindari kemacetan dari Jembatan Cileungsi – Fly Over – Terminal Cileungsi – Gerbang Metland Trans Yogie.

Alternatif 4 : Jalur Cipeucang Klapa Nunggal

Alt 5

Terus terang aku belum pernah lewat jalur ini. Dari beberapa kenalan yang lewat jalur ini, meski beberapa ruas aspalnya mengelupas tapi masih bisa ditolerir untuk dilalui. Jalur ini dimulai dari pertigaan Cipeucang, belok kiri dan lurus terus sampai Klapa Nunggal. Dari sana, pilihan terbaik adalah mengikuti Raya Narogong untuk kemudian masuk tol di Gate Gunung Putri daripada kembali ke arah Cileungsi – Cibubur yang kembali macet.

Jadi…. alternatif mana yang akan anda ambil?

 


Responses

  1. Pak, saya mau tanya. Saya liat bapak tinggal di alamanda, dan saya ada rencana ngontrak disana. Pertanyaan saya, di alamanda jaringan internet fiber optik yg udah masuk apa ya? Apakah my republik udah masuk disana?

    Makasih jawabannya.

    • Saya sudah ga tinggal di Alamanda lagi pak. Setahu saya, belum ada FTTH yang masuk ke Alamanda. Tapi Alamanda recommended untuk ngontrak dan biar biasa dengan lingkungan CI.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: